Menko Yusril Ajak Warga Jaga Keislaman dan Kemelayuan pada Tabligh Akbar di Lingga

28 Oktober 2025 58 Views No. Rilis: 672/RILIS-DISKOMINFO/X/2025

*Disertai Penyerahan Bantuan Sosial bagi Ribuan Warga

DISKOMINFO KEPRI — Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura mendampingi Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, menghadiri Tabligh Akbar yang disejalankan dengan Penyerahan Bantuan Sosial Kemasyarakatan di Lapangan Hang Tuah, Kabupaten Lingga, Senin (27/10) malam.

Kegiatan keagamaan yang mengusung tema “Membentuk Generasi Bangsa yang Beriman, Bertaqwa, dan Berdaya Saing” ini menghadirkan penceramah kondang Ustaz Abdil Muhadir Ritonga. Ribuan masyarakat Lingga hadir memenuhi lapangan untuk bersilaturahmi, berzikir, dan mendengarkan tausiah.

Selain Tabligh Akbar, acara juga diwarnai dengan penyerahan berbagai jenis bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada masyarakat Kabupaten Lingga.

Bantuan tersebut antara lain Bantuan Hibah Rumah Ibadah untuk 33 rumah ibadah di Lingga senilai Rp2,41 miliar, Insentif Guru PAUD bagi 356 penerima dengan total Rp178 juta, Beasiswa mahasiswa Kepri bagi 72 penerima dengan nilai Rp181,5 juta, Insentif Keagamaan bagi 1.040 guru TPQ, penyuluh agama non-PNS, dan pemuka agama sebesar Rp520 juta.

Kemudian Bantuan Seragam Sekolah untuk 1.352 siswa dengan total Rp376,2 juta, Transportasi Laut Siswa untuk 7 sekolah dengan 831 penerima senilai Rp988 juta, BPJS Ketenagakerjaan bagi Petani dan Nelayan untuk total lebih dari 11.000 penerima manfaat di Lingga dengan nilai lebih dari Rp2,2 miliar, Bantuan pertanian dan perikanan, seperti sarana produksi padi, cabai, dan salak, serta bantuan alat tangkap nelayan berupa jaring udang dan bubu ketam.

Lalu Subsidi Margin 0gi Pelaku UMKM, dengan 134 penerima di Lingga senilai Rp2,9 miliar, Bantuan Keuangan Khusus bagi perangkat desa dan lembaga masyarakat sebanyak 417 penerima dengan nilai Rp964 juta, serta Paket Sembako untuk 3.700 penerima manfaat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, Ketua BKOW Kepri Neny Dwiyana Nyanyang, Bupati Lingga Muhammad Nizar, Wakil Bupati Novrizal, Ketua LAM Kepri Raja Al Hafiz, serta Forkopimda Kepri, kepala instansi vertikal, dan perwakilan kabupaten/kota se-Kepri.


Gubernur Ansar Paparkan Capaian Makro Kepri

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan Kepri yang menggembirakan.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan II tahun 2025 mencapai 7,14 persen, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional. Indeks Pembangunan Manusia kita juga meningkat menjadi 79,89 poin, tertinggi di Sumatera,” ujar Gubernur Ansar.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 4,44 persen, terendah di Sumatera dan keempat secara nasional.

“Capaian-capaian ini menjadi rapor positif yang akan terus kita tingkatkan, salah satunya tentu berkat kontribusi dari Kabupaten Lingga,” lanjutnya.

Gubernur Ansar juga menuturkan kehadiran Menko Yusril memberi semangat baru bagi masyarakat Kepri.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri yang memberikan motivasi bagi kami di daerah untuk terus melanjutkan pembangunan. Kami berharap beliau bisa berkunjung lagi agar silaturahmi ini terus berlanjut,” kata Ansar.


Menko Yusril Ajak Warga Jaga Keislaman dan Kemelayuan

Dalam tausiyah kebangsaan yang disampaikannya, Menko Yusril Ihza Mahendra berpesan agar masyarakat Kepri terus menjaga identitas Melayu dan nilai-nilai Islam.

“Keislaman adalah iman dan keyakinan kita, sementara kemelayuan adalah kultur dan jati diri kita. Keduanya tidak bisa dipisahkan, karena Melayu identik dengan Islam,” tegas Yusril.

Ia juga mengapresiasi capaian pembangunan yang telah diraih Provinsi Kepri di bawah kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad.

“Prestasi luar biasa telah dicapai Kepri. Saat ini pemerintah pusat di bawah Presiden Prabowo juga sedang bekerja keras mengejar ketertinggalan bangsa kita. Alhamdulillah, ekonomi Indonesia kini berada di atas Malaysia dan menempati posisi keenam dunia dalam skala ekonomi global,” ucapnya.

Menko Yusril juga mengingatkan pentingnya pendidikan bagi generasi muda.

“Tugas kita semua adalah memastikan anak-anak mendapat pendidikan yang baik agar bangsa ini semakin maju,” pungkasnya. (ron)

Lampiran & Dokumentasi :