PKA Angkatan X Pemprov Kepri Resmi Ditutup, Deputi LAN RI Buka PKP Angkatan XII

21 Agustus 2025 73 Views No. Rilis: 494/RILIS-DISKOMINFO/VIII/2025

*ASN Kepri Dituntut Jadi Agen Perubahan

DISKOMINFO KEPRI – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan X sekaligus membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XII. Kegiatan berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (21/8).

Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kompetensi aparatur pengelola keuangan daerah tahun 2025. Hadir langsung Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Adi Prihantara, sementara penutupan dan pembukaan pelatihan dipimpin oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI Tri Widodo Wahyu Utomo.

Kepala BKSDM Kepri Any Lindawaty menegaskan, pelatihan kepemimpinan merupakan bagian penting dari upaya penguatan kualitas aparatur.

“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memastikan pejabat administrator, pengawas, dan pengelola keuangan daerah memiliki kompetensi mumpuni, sehingga birokrasi lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Any kembali memaparkan pelatihan PKA dan PKP tahun ini menggunakan metode blended learning, memadukan pembelajaran klasikal di Gedung Raja Saleha dan BPMP Kepri serta non-klasikal melalui aplikasi Zoom Meeting.

PKA Angkatan X telah berlangsung sejak 14 April hingga 21 Agustus 2025, sementara PKP Angkatan XII berjalan dari 21 Juli hingga 14 November 2025. Peserta juga diwajibkan mengikuti berbagai evaluasi sebagai tolok ukur keberhasilan pembelajaran.

Dari hasil evaluasi tersebut, sebanyak 40 peserta PKA Angkatan X dinyatakan menyelesaikan program, 39 di antaranya lulus dan satu orang dikenakan sanksi pemberhentian.

Sebanyak 10 peserta ditetapkan sebagai terbaik, tiga di antaranya akan menerima penghargaan dari Gubernur Kepri. Sementara dalam uji sertifikasi kompetensi pengelolaan keuangan daerah, tercatat 68 dari 81 peserta dinyatakan kompeten.

Any Lindawaty menyatakan bangga dengan capaian ini, karena dari hasil ini menjadi cermin kualitas aparatur di daerah

“Kami tentu bangga dengan capaian ini, meskipun masih ada peserta yang belum kompeten. Hal ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan pelatihan lebih intensif dan berfokus pada kebutuhan nyata di lapangan,” tutupnya.

Sementara itu, Sekda Adi mengapresiasi terselenggaranya pelatihan ini dan menyebutnya sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.

“ASN kita harus terus dibekali kemampuan baru agar mampu menghadapi perubahan zaman, terutama dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkualitas,” tegasnya.

Sekda Adi juga berpesan agar setiap peserta menjadikan pelatihan ini sebagai momentum pembelajaran yang berkelanjutan.

“Ilmu yang diperoleh di sini jangan berhenti hanya pada sertifikat, tetapi harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari untuk meningkatkan kinerja dan inovasi,” pesannya.

Sementara itu, Deputi LAN RI Tri Widodo Wahyu Utomo menegaskan, pengembangan kapasitas aparatur harus dijalankan secara konsisten.

“ASN bukan hanya dituntut memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kepemimpinan, integritas, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika global,” katanya.

Tri Widodo berharap para alumni pelatihan dapat menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing.

“ASN Kepri harus menjadi motor penggerak transformasi birokrasi agar tata kelola pemerintahan semakin akuntabel dan mampu menjawab tantangan pembangunan,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan pelepasan tanda peserta PKA Angkatan X, pengalungan tanda peserta PKP Angkatan XII, serta pembacaan Pakta Integritas oleh perwakilan peserta PKP Imam Sutamto. (Ky)

Lampiran & Dokumentasi :