TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan hingga saat ini masih menunggu hasil dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan Jembatan (Pusjatan) Kementerian PUPR terkait hasil dari investigasi kondisi jembatan II Dompak.
Yangmana,melalui hasil dari Pusjatan inilah nantinya, Pemerintah Provinsi Kepri dapat menentukan alokasi anggaran untuk perbaikan jembatan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD Kepri Murni 2020 mendatang.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Balitbang Provinsi Kepri Naharuddin di Tanjungpinang, Senin (30/9).
"Kita masih menunggu hasil dari Pusjatan, pastinya akan kita anggarkan juga di 2020,"ungkap Naharuddin.
Menurut Naharuddin, pembangunan perbaikan Jembatan II Dompak ini sangat penting dilakukan mengingat keberadaan sangat dibutuhkan masyarakat khususnya para mahasiswa dan masyarakat sekitar Dompak yang menggunakan jembatan tersebut.
"Teknisnya kita masih menunggu dari Dinas PU, karena jembatan II juga merupakan salah satu sarana strategis menuju pusat pemerintahan Provinsi Kepri," tegas Naharuddin.