KARIMUN- Plt Gubernur H Isdianto berharap pembangunan infrastruktur di Kepri segera terealisasi di awal-awal masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma’ruf Amin. Salah satu program prioritas pemerintah pusat yang diharapkan segera terealisasi adalah Jembatan Batam Bintan. Apalagi ini merupakan salah satu janji Jokowi saat kampanye di Batam, awal April lalu.
“Selamat atas pelantikan Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf. Semoga Indonesia semakin maju, lebih makmur dan sejahtera. Untuk Kepri kami berharap pembangunan infrastruktur semakin banyak. Terutama pembangunan Jembatan Batam Bintan,” kata Plt Gubernur usai menghadiri Pawai Santri sempena Hari Santri Nasional 2019 di Lapangan Sekolah Polisi Negara, Tanjungbatu Kundur, Ahad (20/10).
Plt Gubernur yakin program itu segera terealisasi. Apalagi ini merupakan janji yang diucapkan Presiden Jokowi di depan ribuan masyarakat Kepri di Stadion Tumenggung Abdul Jamal pada 6 April lalu. Malah setelah itu Jokowi langsung mengirim tim untuk merampungkan desain teknis rinci pengerjaannya.
“Ada permintaan jembatan dari Batam ke Bintan. Pekan depan akan saya kirim tim untuk cek secepat cepatnya. Sehingga DED bisa dilakukan secepatnya. Siapa yang setuju jembatan Batam Bintan? Tunjuk jari,” kata Jokowi saat itu yang disambut gemuruh warga Kepri.
Soal kepastian pembangunan juga ditegaskan Basuki Hadimulyono, Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR). Basuki pada awal Juli lalu juga menegaskan pembangunan jembatan Batam Bintan segera direalisasikan.
“Sudah diputuskan presiden untuk dibangun,” terang Basuki saat itu.
Selain jembatan, Plt Gubernur juga berharap dukungan pembangunan dari Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf semakin banyak ke Kepri. Apalagi Kepri berbatasan dengan banyak negara tetangga. Sehingga pembangunan-pembangunan infrastruktur tak hanya untuk menggerakkan ekonomi, tapi untuk martabat bangsa.
Plt Gubernur pun menginginkan banyak regulasi yang semakin memudahkan investasi masuk ke Kepri. Sehingga makin banyak investasi masuk tak hanya di Pulau Batam Bintan dan Karimun, tapi juga ke seluruh daerah di Kepri.
Terlebih untuk sektor pariwisata, Plt Gubernur ingin semakin banyak yang berinvestasi. Jika selama ini Kepri menjadi penyumbang ketiga terbesar dengan persentase 20 persen, Plt Gubernur ingin semakin meningkat. Termasuk mendekati Bali yang menjadi penyumbang utama pariwisata dengan persentase 40 persen.
Bagi Plt Gubernur, pariwisata merupakan sektor yang akan menumbuhkembangkan ekonomi Kepri ke depannya. Dia pun berharap pariwisata memberi dampak ekonomi ke masyarakat secara menyeluruh.
Tentang pembangunan sumber daya manusia, menurut Plt Gubernur, juga menjadi prioritas Kepri. Dia berharap program mengunggulkan SDM dari pusat banyak mengarah ke Kepri. Apalagi secara indeks pembangunan manusia, Kepri merupakan yang tertinggi di Sumatera.
Penetapan Undang-undang Daerah Kepulauan juga diharapkan Plt Gubernur segera terealisasi. Sehingga penentuan kucuran anggaran tidak hanya berdasarkan kontinental atau daratan saja, tapi juga berdasarkan luas laut.
“Kita 96 persen wilayahnya lautan. Jika ditetapkan, pembangunan akan semakin maksimal bisa dilakukan,” kata Plt Gubernur.
Plt Gubernur berpesan dan mengajak masyarakat Kepri untuk mendoakan dan mendukung agar semua itu terwujud. Dukungan terbaik salah satunya membuat Kepri tetap aman, nyaman, damai dan kondusif.
Dengan demikian, kata Plt Gubernur, akan banyak investasi yang masuk. Apalagi jika regulasi semakin memudahkannya.
“Mari kita bersama dan bahu membahu untuk mendukung pembangunan pemerintahan. Bersama kita ikut memajukan Kepri,” kata Plt Gubernur. (Tra)