DISKOMINFO KEPRI – Setelah sebelumnya dilaksanakan di Pulau Penyengat, aksi gotong royong (goro) massal Pemerintah Provinsi Kepulaua Riau, Kamis (3/7/2025) menyasar ke area publik di sepanjang Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

Dalam goro di Jalan Bandara RHF Tanjungpinang, selokan turut menjadi sasaran aksi bersih-bersih. (Enji/Diskominfo Kepri)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin langsung goro massal melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepulauan Riau itu.
Tanpa seremoni, kegiatan dimulai secara spontan. Gubernur Ansar, dengan mengenakan pakaian olahraga lengkap dengan topi dan sepatu boot, terjun langsung ke median jalan, diikuti para pegawai.
Mereka mencabut rumput-rumput liar, membersihkan selokan, dan merapikan jalur pedestrian.
"Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Dan kalau bukan sekarang, kapan lagi?" ujar Gubernur Ansar saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Ansar ingin budaya gotong royong ini benar-benar menjadi bagian dari semangat hidup masyarakat Kepri.
"Ini bukan hanya urusan pemerintah, tapi urusan kita semua sebagai warga yang cinta dengan kotanya,” taambah Ansar.
Kegiatan gotong royong ini terbagi di 33 titik. Setiap OPD bertanggungjawab melakukan pembersihan di sepanjang 50 meter ruas jalan. Mulai dari Tugu Pesawat hingga area dalam Bandara.
Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam menjaga wajah kota dan ruang publik yang bersih dan nyaman.
Menurut Gubernur Ansar, kegiatan gotong royong massal akan terus digencarkan di titik-titik vital lainnya.
“Pembersihan area publik seperti ini bukan sekadar urusan estetika. Ini tentang rasa memiliki. Jalan bandara, misalnya, adalah etalase pertama yang dilihat orang saat datang ke Kepri. Kalau lingkungannya bersih dan tertata, orang akan lebih respek,” tambah Gubernur Ansar.
Ia juga mengimbau agar para pemilik properti di kawasan-kawasan strategis, terutama yang telah direvitalisasi oleh Pemprov Kepri, dapat ikut menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya. Gubernur Ansar menegaskan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
“Kita ingin membangun Kepri yang dimulai dari hal paling sederhana: kebersihan lingkungan. Mari kita jaga bersama, kita rawat bersama. Karena lingkungan yang bersih adalah cermin masyarakat yang maju,” pungkasnya.
Dengan semangat kolektif yang kuat, gotong royong massal ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh elemen masyarakat Kepri untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni. (ron)