Keterangan Pers Kemkominfo Senin, 24 September 2018, Pukul 22.25

Keterangan Pers Kemkominfo
Senin, 24 September 2018, Pukul 22.25

Sehubungan dengan beredarnya video yg menampilkan suasana kerusuhan sekelompok Supporter Persib terhadap seorang Supporter Persija di sejumlah platform media sosial, dengan ini disampaikan bahwa:

1. Sejak Senin 24 September 2018 pukul 14.00, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI cq Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika telah meminta seluruh platform media sosial (Youtube, IG, Twitter, Facebook) utk men-take down video yg menampilkan konten yg masuk kategori sensitif tersebut.

2. Kementerian Kominfo meminta platform medsos utk segera bertindak cepat men-take down video tersebut dari platform mereka agar tidak makin menyebar di kalangan netizen Indonesia.

3. Biasanya akan membutuhkan beberapa jam bagi platform media sosial utk mengeksekusi setiap permintaan take down konten dari Kementerian Kominfo. Jika konten yg diajukan tsb juga melanggar ketentuan internal/komunitas platform, maka makin cepat konten tsb di-take down.

4. Kementerian Kominfo mengimbau Netizen Indonesia utk tidak ikut-ikutan menyebar konten berupa video tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Jika sdh terlanjur menerima kiriman video tersebut, jangan lagi memforward kepada orang lain.

5. Dalam menjalankan perannya sebagai regulator bidang TIK, Kemkominfo RI selalu mengacu pada ketentuan Pasal 40 ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yg berbunyi: Pemerintah melindungi kepentingan umum dari segala jenis gangguan akibat penyalahgunaan Informasi Elektronik dan Pasal 40 ayat (2a) yg berbunyi: Pemerintah wajib melakukan pencegahan penyebarluasan informasi elektronik yg memiliki muatan yg dilarang.

Demikian disampaikan. Terima kasih

Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo RI
Mobile: 0811.888.930