Partisipasi Pemilih Tanjungpinang Hanya 59 Persen


TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang menyatakan partisipasi pemilih pada pilkada di ibu kota Kepulauan Riau 27 Juni 2018 hanya 59 persen, tidak mencapai target 77 persen.

Ketua KPU Tanjungpinang Aswin Nasution seusai rapat pleno perolehan suara calon wali kota dan wakil wali kota, Syahrul-Rahma dan Lis Darmansyah-Maya Suryanti, di aula Asrama Haji, Rabu, mengatakan, partisipasi pemilih tidak mencapai target, karena hujan lebat.

Hujan lebat saat hari pemungutan suara, kata dia berlangsung seharian. "Meski jarak TPS dari rumah pemilih tidak jauh, hujan lebat membuat banyak pemilih tidak gunakan hak suara," ujarnya.

Selain faktor cuaca, Aswin berpendapat, partisipasi pemilih juga dipengaruhi antusiasme masyarakat terhadap pikada. Masih banyak warga  yang pasif terhadap pilkada.

"Tentu hal itu ada penyebabnya," katanya.

Aswin mengemukakan penyelenggara pemilu dan berbagai elemen masyarakat dalam beberapa bulan terakhir mendorong pemilih untuk menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara.

 "Sosialisasi pilkada sangat massif dilakukan penyelenggara pemilu dan berbagai elemen masyarakat di berbagai tempat," ucapnya.

KPU Tanjungpinang tadi sore mengumumkan perolehan suara paslon nomor urut 1, Syahrul-Rahma dan nomor 2, Lis Darmansyah-Rahma. Di Kecamatan Tanjungpinang Barat, Lis-Maya memperoleh 10.298 suara, sedangkan Syahrul-Rahma 9.365 suara,  sementara jumlah suara tidak sah di kecamatan itu 670 suara.

Syahrul-Rahma memperoleh suara di Tanjungpinang Kota sebanyak 4.359 suara, sedangkan Lis-Maya sebanyak 4.395 suara. Sementara suara tidak sah mencapai 223 suara.

Di Kecamatan Bukit Bestari, Syahrul-Rahma memperoleh suara sebanyak 11.201 suara, sedangkan Lis-Maya mencapai 10.747 suara. Suara tidak sah di kecamatan ini 662.

Sementara perolehan suara di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Syahrul-Rahma 2.404 suara, Lis-Maya sebanyak 1.863 suara. Suara tidak sah di kecamatan ini 115 suara.

"Selisih suara mencapai 2,9 persen antara Syahrul-Rahma dengan Lis-Maya," katanya.

Di lokasi rapat hanya terlihat puluhan orang massa pendukung Lis-Maya, dan paslon nomor 1, Syahrul-Rahma beserta ratusan orang massa pendukungnya.

Di lokasi acara tidak hanya ratusan anggota kepolisian yang berjaga-jaga, melainkan juga anggota TNI yang mengenakan pakaian dinas dan sipil.

 "Pelaksanaan rapat pleno berjalan aman, meski utusan paslon 2 tidak menyatakan menolak atau menerimanya," kata Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Maryamah.