Mei 2018 Penerimaan Pajak Meningkat 24,35 Persen

TANJUNGPINANG-DISKOMINFO - Program pemberian keringanan pokok pajak kendaraan bermotor dan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor kedua serta penghapusan sanksi administrasi atau pemutihan di Provinsi Kepulauan Riau mulai 2-31  Mei 2018 membuahkan hasil gemilang dengan meningkatnya penerimaan pajak hingga 24,35 persen.

Kepala Dinas Pengelolaan Pajak Daerah Kepri, Reni Yusneli, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan

realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor selama Mei 2018 sebesar Rp38 miliar atau naik sebesar 24,35 persen dibanding Mei 2017 yang hanya Rp30,5 miliar.

“Realisasi bea balik nama kendaraan bermotor selama Mei 2018 sebesar Rp18,7 miliar atau naik 13,64 persen dari tahun sebelumnya yang hanya Rp16,4 miliar,” katanya.

Reni menjelaskan dasar hukum dalam pelaksanaan program pemberian keringanan pokok pajak kendaraan bermotor dan pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor kedua serta penghapusan sanksi administrasi atau pemutihan yakni Peraturan Gubernur Kepri Nomor 37 tahun 2018.

Program itu dilaksanakan untuk menertibkan administrasi dan pemuktahiran data kepemilikan kendaraan bermotor. Pemberian keringanan tunggakan pajak kendaraan bermotor sebesar 50 persen, bebas BBM kedua dan seterusnya bebas denda.

“Persyaratan yang harus dipenuhi, KTP elektronik, STNK asli, BPKB asli dan mengisi formulir,” ujarnya.

Selama periode pemutihan jumlah kendaraan yang datang sebanyak 47.873 unit, dan yang diberikan keringanan pajak kendaraan bermotor yang telah diberikan Rp4,5 miliar.

Untuk pembebasan bea balik nama kedua jumlah yang telah diberikan keringanan sebanyak 3.233 unit dengan jumlah BBNKB kedua sebanyak Rp16,6 miliar.

“Untuk sanksi administrasi yang dihapuskan selama Mei 2018 sebesar Rp4,2 miliar,” katanya.