Pemprov Bakal Tetapkan Anambas Sebagai Pelabuhan Singgah

TANJUNGPINANG - DISKOMINFO- Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri bakal menetapkan kabupaten Anambas sebagai salah satu daerah sebagai pelabuhan singgah bagi para pelaut atau nelayan yang berlayar melalui kawasan Perairan di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Edy Sofyan di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Edy penetapan ini, diberlakukan untuk sebagai dasar dari pengaturan dan pengawasan terkait persoalan kelautan yang terjadi kabur Anambas tersebut.

"Pada dasarnya kabupaten Anambas ini merupakan salah satu pelabuhan singgah bagi nelayan-nelayan yang berasal dari Jawa dan Medan. Yangmana, singgah nya disini bukan untuk menangkap ikan, melainkan isi bahan bakar, istrahat serta untuk pengobatan jika mereka sakit saat perjalanan," ungkap Edy.

Dan bukti masuknya, lanjut Edy ada di kementerian kelautan yang menetapkan dan memberikan izin untuk melewati perairan kita.

"Namun, tentu saja ini juga satu sisi memunculkan masalah dan persoalan yang saat ini terjadi, dan membutuhkan pengawasan khusus bagi mereka," ungkap Edy.

Sehingga nantinya, lanjut Edy setelah ditetapkan dengan persetujuan pemerintah kabupaten Anambas nantinya akan lebih bisa terpantau.

"Jadi setelah mereka singgah untuk mengisi bahan bakar, makan, minim dan lain sebagainya dapat langsung berangkat kembali dan tidak berlama-lama di perairan kita," ungkap Edy kembali.

Dikatakan Edy, bahwa penetapan ini juga sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah daerah untuk meminimalisir persoalan-persoalan yang terjadi karena hal ini.

Sebelumnya, maraknya kapal-kapal selatan dari luar yang singgah ke kabupaten Anambas ini menuai berbagai persoalan.Mulai dari perseteruan dengan nelayan setempat dikarenakan menggunakan kapal diatas 30 GT, tudingan penangkapan ikan diluar zona hingga persoalan lain yang hingga kini memicu perseteruan antara nelayan Anambas dan nelayan singgah tersebut.(asiik2)