IPM Kepri 2018 Capai 74,84

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Kepri tahun 2018 mencapai angka 74,84. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri Zulkipli di Tanjungpinang, Rabu (8/5).

"Pembangunan Manusia di Provinsi Kepri pada tahun 2018 terus mengalami kemajuan yang ditandai terus meningkatnya Indek  Pembangunan Manusia (IPM)," ungkap Zulkipli. Zulkipli menjelaskan IPM tahun 2017 lalu mencapai angka 74,45. Dengan begitu terjadi kenaikan O,39 poin. 

"Pada tahun 2018 ini, pembangunan manusia di Provinsi Kepri masuk dalam status "tinggi"," ujar Zulkipli. Sama dengan status pembangunan manusia ditahun sebelumnya. Zulkipli menjelaskan peningkatan IPM tahun 2018 ini disebabkan 
beberapa komponen yang mendasari.

"Seperti peluang hidup bayi yang baru lahir mencapai 69,64 tahun, meningkat 0,16 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, serta peluang anak-anak usia 7 tahun untuk bersekolah selama 12,82 tahun meningkat 0,01 dibandingkan tahun sebelumnya," jelas 
Zulkipli.

Serta penduduk usia 25 tahun ke atas yang rata-ratatelah menempuh pendidikan selama 9,81 tahun meningkat 0,02 tahun dibandingkat tahun sebelumnya. "Dan pengeluaran per kapita disesuaikan telah mencapai 13,97 juta rupiah pada tahun 2018, meningkat 410 ribu rupiah  dibandingkan tahun sebelumnya," tambah Zulkipli kembali.

Sementara untuk pencapaian IPM kabupaten kota se Provinsi Kepri, pada tahun 2018, kota Batam mendapat predikat IPM berstatus 
"Sangat Tinggi". 

"Sementara untuk empat kabupaten kota lainnya seperti kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna berstatus pembangunan manusia "Tinggi"," tegas Zulkipli.

Sedangkan dua kabupaten di Kepri lainnya seperti kabupaten Lingga dan Anambas status pembangunan manusianya berstatus 
"Sedang".

(asikk2)