Boleh Minta Tukar Surat Suara

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Pemilih di Kepri diminta untuk teliti dalam menyalurkan hak pilihnya, pada Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. Jangan segan untuk membuka dan meneliti surat-surat suara terlebih dahulu, sebelum ke bilik suara.

“Surat suara boleh dibuka dulu. Untuk melihat apakah ada yang cacat atau rusak. Apakah sudah ditandtangani oleh petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara),” ujar Parlindungan S.Sos, Anggota KPU Kepri, Senin (15/4).

Jika ada surat suara yang cacat atau rusak, dapat ditukarkan dengan surat suara yang baru. Begitu pula dengan surat suara yang belum ditandatangi oleh petugas KPPS. “Surat suara itu harus ditandatangani oleh KPPS. Kalau tidak, dianggap tidak sah,” jelas Parlindungan.

Pada Pemilu 2019 ini pemilih menyalurkan suaranya untuk memilih pasangan presiden dan wakil, anggota DPD, DPR RI, DPR provinsi serta kabupaten dan kota. Untuk menjaga kerahasiaan, masyarakat diminta untuk tidak membawa telpon genggam ke bilik suara.

“Sebenarnya kalau dari aturan KPU, boleh bawa HP ke bilik suara. Tapi tidak boleh digunakan. Tapi oleh Bawaslu, siapa yang bisa menjaga kalau di bilik suara HP itu tidak digunakan untuk memotret dan sebagainya. Jadi mungkin nanti disediakan tempat untuk menitipkan HP,” tambah Parlindungan.

(Novyana)