Kepri Smart Province Ajak Remaja Smart Gunakan Medsos

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik),  54 persen dari 143 juta jiwa anak muda Indonesia telah menggunakan internet. Sebanyak 90,61 persen diantaranya hanya memanfaatkan untuk media sosial. Kepri Smart Province mengajak remaja Kepri untuk smart dalam ber-Medsos.

“Kita harus smart, bijak dalam menggunakan media sosial.,” ujar Andi Amirullah, SE, Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik pada Dinas Kominfo Kepri saat menerima kunjungan Bina Keluarga Remaja (BKR) Raya ke Kepri Smart Province., Jumat (12/4).

Andi mengingatkan para remaja dari SMAN 2 Tanjungpinang, SMAN 4 Tanjungpinang dan SMKN 1 Tanjungpinang tersebut untuk menyaring terlebih dahulu berita, sebelum dibagi di media sosial. Andi juga membagikan tips mengenali berita bohong atau hoax.

“Bisa dilihat, kalau hurufnya besar semua, itu hoax. Kalau banyak tanda seru, itu hoax. Jangan disebar, karena Kementerian Kominfo punya alat untuk mendeteksi berita bohong ini. Bisa kena UU ITE,” tambah Andi.

Ketua BKR Raya, Nurzuleicha, S.Sos sengaja mengajak remaja usia sekolah untuk berkunjung ke KSP, untuk memperkenalkan bagaimana bermedia sosial yang sehat. “Remaja ini hampir semua punya media sosial. Jadi perlu kita edukasi, agar smart dalam bermedia sosial,” sebut Nurzuleicha.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Mely, Pembina PIK (Pusat Informasi dan Konseling) dari BKKBN Kota Tanjungpinang, Sekretaris Kelurahan Tanjungayun Sakti, M, MIrwansyah, S.STP serta guru pembimbing dari SMAN 2 Tanjungpinang, SMAN 4 Tanjungpinang dan SMKN 1 Tanjungpinang.

(Novyana)