Packaging Jadi Kendala Utama Berkembangnya UMKM Di Provinsi Kepri

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri menuturkan salah satu kendala utama dalam perkembangan Usaha Mikro dan Kecil Menengah UMKM di Provinsi Kepri saat ini dikarenakan masih lemahnya packaging atau pengemasan terhadap produk tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri Agusnawarman di Tanjungpinang, Jumat (5/4).

"Hingga saat ini yang buat UMKM kita sulit berkubang adalah packaging atau pengemasan masih tidak bagus," tegas Agusnawarman.

Baik itu bahan bungkusnya, kualitas bungkusannya serta sistem kemasannya yang kurang sehingga membuat produk yang dihasilkan tidak tahan lama dan kurang menarik dimata konsumen.

"Padahal jumlah UMKM di Provinsi Kepri dari waktu ke waktu terus berkembang pesat, namun karena burukny kualitas packaging membuat UMKM tersebut sulit berkembang," tegas Agus.

Bahkan, lanjut Agusnawarman kebanyakan dari UMKM di Provinsi Kepri masih menggunakan kemasan plastik dan atap penempelan lilin yang dirasa belum efektif dan mengakibatkan produk tidak tahan lama.

Untuk itu, melihat maraknya persoalan itu lanjut Agusnawarman Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus melakukan upaya sosialisasi dan pelatihan serta pembinaan UMKM.

"Salah satunya bagaimana cara membuat packaging dan mengemas produk dengan baik dan menarik agar mampu membuat UMKm dan Produknya berkembang," tegas Agusnawarman.

Agusnawarman yakin , dengan adanya pelatihan dan Bimtek bagi pada pelaku UMKM tersebut dapat lebih meningkatkan pemahaman dan cara packaging yang baik dan menarik.

"Sehingga produk yang kita sajikan dapat diterima masyarakat, tak hanya untuk Kepri saja jika kemasan dan packaging tahan bahkan bisa dijual ke luar Provinsi Kepri," ungkap Agusnawarman yakin.

(Asikk2)