Mengambil Foto Butuh Usaha Keras - Pelatihan Jurnalistik Tingkar Dasar Mahasiswa Umrah

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Foto menjadi hal yang tak terpisahkan dalam berita. Layaknya berita, foto juga harus dilengkapi dengan 5 W dan 1 H. Hal tersebut dipelajari mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kepri, pada Pelatihan Jurnalistik Tingkar Dasar (PJTD), Minggu (31/3).

“Foto itu harus dilengkapi dengan teks foto. Berupa kalimat yang menjelaskan foto tersebut. Teks foto diperlukan untuk melengkapi suatu foto. LBKN (Lembaga Kantor Berita Nasional) Antara punya syarat tersendiri terkait teks foto,” ujar Andri Mediansyah, narasumber pada PJTD.

Diantaranya teks foto harus dibuat minimal dua kalimat. Kalimat pertama menjelaskan gambar. Kalimat kedua dan seterusnya, menjelaskan data terkait foto. Teks foto juga harus mengandung 5 W (who, what, where, when, why) dan 1 H (how).


Andri juga menjelaskan beberapa jenis foto. Mulai dari foto portrait hingga features. Dalam kesempatan tersebut, para peserta PJTD berkesempatan melihat hasil-hasil foto Andri yang digunakan media di Eropa. Termasuk foto Agustina Dorman, perempuan berjanggut asal Bintan.

“Foto ini dibeli oleh barcroft. Mereka juga sempat menghubungi saya, untuk ditemani menemui Agustina Dorman ini,” tambah pria yang akrab disapa Andre ini. Untuk mendapatkan foto yang baik, Andre selalu berusaha mendekatkan diri dengan objeknya.

“Kalau foto kita kurang baik, mungkin kita kurang dengan dengan objek. Bisa jadi kurang dekat secara fisik atau emosional. Untuk mengambil foto itu butuh usaha keras. Kalau kamera rusak, itu sudah menjadi resiko,” jelas Andre.

Pada hari kedua PJTD, yang digelar UKM Persma Kreatif Fisip Umrah, juga menghadirkan Beres Lumbantobing dan Jailani sebagai pembicara. PJTD digelar di Kepri Smart Province, bekerjasama dengan Inilah Kepri dan Alinasi Jurnalis Independen (AJI) Kepri.

(Novyana)