Mahasiswa Fisip Umrah Kepri Bersiap Punya Media Sendiri

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) tampak antusias mengikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar 2019, Sabtu (30/3). Menghadirkan pembicara dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kepri, diharapkan mahasiswa dapat membuat media sendiri.

“Aku berharap kalian ini nanti bisa buat media sendiri. Setelah lulus bikin media sendiri. Jadi harus bisa juga desain dan tata letak,” ujar Thomas Limahekin saat memberikan materi. Pria yang akrab disapa Tomi ini membagikan kiat penulisan berita. Mulai dari penulisan lead atau teras berita, hingga cara meramu informasi menjadi sebuah berita. “Menulis berita itu dengan metode piramida terbalik. Informasi yang penting ada diatas. Jadi kalau dipotong oleh redaktur, informasi yang penting tidak ikut terpotong,” tambah Tomi.

Ia juga mengingatkan, agar tidak lupa mengambil gambar saat melakukan peliputan. “Jangan lupa kalau liputan ambil gambar. Kata orang kalau tidak ada foto, hoax,” tambah Kepala Biro Tribun Batam di Tanjungpinang itu.

Sebelumnya peserta juga menerima materi tatacara peliputan berita, dari Zulfikar. “Sebelum melakukan peliputan, harus punya TOR atau term of reference. Itu adalah rencana peliputan. Tidak harus ditulis, tapi dirancang saja di kepala. Kalau liputan, apa yang mau diangkat,” jelas Zulfikar.

Hari pertama Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) 2019 juga diisi oleh Budi Prasetyo. Pelatihan tersebut digelar oleh UKM PERSMA Kreatif Fisip UMRAH, bekerjasama dengan AJI Kepri dan Inilah Kepri. PJTD digelar pada 30 dan 31 Maret, di Kepri Smart Province (KSP).

(Novyana)