Pemprov Kepri Berhasil Turunkan Angka Kelahiran 2,3 Persen

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO -  Dengan menerapkan program kependudukan dan keluarga berencana yang dicanangkan pemerintah pusat di Provinsi Kepri, Pemerintah Provinsi Kepri telah berhasil menurunkan angka kelahiran penduduk dari 2,5 persen menjadi 2,3 persen di tahun 2017.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kepri H Isdianto MM saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda)BKKBN untuk Program Kependudukan Perencanaan dan Pembangunan Keluarga Berencana Provinsi Kepri di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (20/3).

"Alhamdulillah,  dengan melaksanakan program BKKBN pusat di Provinsi Kepri kita berhasil menurunkan angka kelahiran penduduk sebesar 2,3 persen," ungkap Wagub.

Yang mana, dikatakan Wagub dengan menekan angka kelahiran penduduk dan menjalankan program BKKBN ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itulah, Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong berbagai program BKKBN yang dicanangkan pemerintah pusat untuk terus diterapkan di Provinsi Kepri seperti mengefektifkan kampung KB, peningkatkan kepengunaan alat kontrasepsi modern serta program dua anak cukup," ungkap Wagub.

Tak hanya itu, Wagub melanjutkan dengan berbagai program kependudukan keluarga berencana ini diharapkan dapat meminimalkan tingkat kemiskinan serta meningkatkan perekonomian masyarakat kepri baik itu dengan pendidikan yang baik dan lapangan kerja yang ada.

Sementara itu , dalam laporannya Kepala BKKBN Provinsi Kepri Medi Heriyanto mengatakan bahwa melalui Rakerda Program Kependudukan Perencanaan Pembangunan Keluarga Berencana di Provinsi Kepri diharapkan dapat memberikan informasi dan memanagement seluruh program keluarga berencana di Provinsi Kepri.

"Kami mengharapkan program ini dapat dijalankan secara bersama-sama antara stakeholder dan seluruh instansi di Provinsi Kepri untuk bersama-sama mendukung program keluarga berencana di Provinsi Kepri.

Sehingga kedepannya, lanjut Medi penerapan program-program BKKBN ini dapat berjalan optimal dan mampu menurunkan angka pertumbuhan penduduk di masyarakat Kepri.

(asikk2)