2019, DAK Untuk Program BKKBN Di Kepri Rp 16.4 Miliar

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Deputi Pengendalian Penduduk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Republik Indonesia Wendy Hartanto,MA mengatakan bahwa di tahun 2019 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah Provinsi Kepri  bakal menerima sebesar Rp16.4 Miliar untuk mendukung program BKKBN di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Wendy Hartanto,MA pada Rakerda BKKBN untuk Program Kependudukan Perencanaan dan Pembangunan Keluarga Berencana Provinsi Kepri di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (20/3).

"Untuk di Provinsi Kepri melalui DAK ada sebesar Rp 16,4 miliar yang merupakan dana pendukung baik program fisik maupun non fisik untuk berbagai program pengembangan BKKBN di Provinsi Kepri," ungkap Wendy.

Namun begitu, lanjut Wendy meskipun pemerintah pusat telah berkomitmen dan menganggarkan dana pendukung untuk program BKKBN ini, namun dibutuhkan pula anggaran di pemerintah Provinsi serta kabupaten kota untuk mendukung jalannya program BKKBN di daerah.

"Perlu adanya sinergisitas implementasi bai program maupun anggaran antara pusat dan daerah agar peningkatan program BKKBN ini mampu meningkatkan pembangunan daerah dan menciptakan kesejahteraan rakyat," ungkap Wendy.

Dikatakan Wendy, bahwa menurunkan angka laju pertumbuhan penduduk merupakan upaya konsisten pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi untuk Provinsi Kepri, wendy melihat pemerintah Provinsi Kepri turut mendukung upaya pemerintah pusat untuk mensukseskan Program BKKBN ini.

"Untuk di Provinsi Kepri saya melihat angka laju pertumbuhan penduduk yang menurun serta bonus demografi yang bakal didapat Provinsi Kepri pada 2028 mendatang, ini merupakan potensi terbesar yang dimiliki Kepri untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusianya,"tegas Wendy.

Yangmana, salah satunya melalui berbagai program yang sedang diupayakan BKKBN saat ini dengan membangun keluarga yang baik melalui berbagai sektor kehidupan.

(Asikk2)