Penyebab Gizi Kurang Di Provinsi Kepri

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Meskipun Provinsi Kepri mendapat predikat terbaik penanganan gizi buruk dan gizi kurang se Indonesia. Namun, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri mengatakan bahwa masih ada kasus gizi kurang di Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana di Tanjungpinang, Rabu (6/3). "Untuk Provinsi Kepri persentase penderita gizi buruk mencapai sekitar 13 persen," ungkap Tjetjep.

Dikatakan Tjetjep, untuk Provinsi Kepri ada beberapa penyebab terjadinya gizi buruk  dan gizi kurang di Provinsi Kepri salah satunya kekurangan asupan makanan bagi anak dan balita.

"Kesenjangan ekonomi keluarga menjadi salah satu penyebab masyarakat kurang memperhatikan pola hidup sehat bagi anak-anak dan balita,"jelas Tjetjep. Untuk itu, Tjetjep meminta kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gizi kurang ini.

Karena, menjaga kesehatan balita sangat penting untuk meningkatkan generasi  di Provinsi Kepri.(asikk2)