Peringati Hari Tuberkulosis Dunia, Warga Binaan Rutan Tanjungpinang Jalani Skrining Infeksi TB

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Dunia, Rumah Tahanan Kelas I Tanjungpinang, Rabu (6/3/2019) melakukan pemeriksaan (skrining) infeksi TB terhadap warga binaan pemasyarakatan.

Jumlah keseluruhan warga binaan pemasyarakatan Rutan Tanjungpinang yang mengikuti skrining infeksi TB ini berjumlah 385 orang. Pemeriksaan dilakukan petugas medis yang ditunjuk Dinas Kesehatan Tanjungpinang yang pada hari itu membuat perjajian kerjasama dalam penanganan infeksi TB warga binaan di Rutan tersebut.

Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang Fonika Afandi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan di lingkup rumah tahanan ini sebagai upaya pencegahan. Selain itu dia menyatakan kegiatan ini digelar sebagai upaya penyadaran terhadap masyarakat, khususnya di Rutan mengenai bahaya penyakit ini.

"Di Indonesia, mungkin termasuk Tanjungpinang, penyakit TB masih menjadi epidermi," tuturnya. Fonika mengakui belum lama ini terdapat warga binaan di rutan yang ia kepalani terinfeksi TB. "Tapi setelah diberikan pengobatan intensif, sekarang sudah semmbuh," tambah Fonika.

Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Wakil Wali Kota Rahma, Kepala Dinas Kesehatan, serta sejumlah unsur Forkominda. Pada kesempatan ini,  Wali Kota Tanjungpinang Syahrul menyambut baik kegiatan. Kegiatan ini dia katakan membantu pemerintah dalam menanggulangi penyakit menyerang paru-paru tersebut.

Selain MoU bersama Dinkes, di hari yang sama Rutan Kelas I Tanjungpinang juga menggelar perjanjian kerjasama terkait pembinaan ahlak warga binaan dengan Dewan Masjid serta Deklarasi UPT Bebas HP dan Peredaran Gelap Narkoba.

Penandatangan MOU dilaksanakan Rutan Kelas I Tanjungpinang bersama BNKK, Dinas Kesehatan, DMI Kota Tanjungpinang, PMI provinsi Kepri, Baznas, LBH Paham Kepri, Yayasan Theravada Skya Putra dan PT Fajar Basthi. (asikk3)