Wagub Kepri Ingatkan Etika Penggunaan Media Sosial

BATAM - Wakil Gubernur H Isdianto mengatakan perkembangan dan penggunaan media sosial harus diimbangi standar etika yang tinggi mereka yang menggunakannya. Jangan setiap mendapat informasi langsung disebar tanpa dicek dulu kebenarannya.

“Marilah kita jaga ketenangan dengan tidak ikut menyebar kabar-kabar hoax. Tiap data informasi melalui medsos, saring dulu, jangan main sharing aja,” kata Wagub di sela-sela Rakornas Bidang Kewaspadaan Nasional Dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 di Ballroom Golden Prawn 933, Bengkong Laut Kota Batam, Kamis (28/2).

Rakornas itu dibuka oleh Menkopolkam H Wiranto. Hadir juga Mendagri Tjahjo Kumolo. Wiranto dalam kesempatan itu mengatakan hoax masih banyak beredar. Karena itu dia minta aparat menindak dengan maksimal sumber utama pembuat hoax itu. “Jangan seenaknya bikin hoax,” kata Wiranto sambil meminta kepada aparat agar siaganya dilipatgandakan.

Wagub menambahkan, sekarang dengan perkembangan teknologi informasi dan banyaknya media sosial, membuat kabar begitu banyak tersebar. Tapi, belum tentu semua kabar itu benar. “Jadilah penebar kabar-kabar baik, bukan yang memecah belah masyarakat,” kata Wagub.

Wagub menekankan tetang pentingnya kebersamaan dalam keragaman. Apalagi Kepulauan Riau bisa dikatakan sebagai miniatur Indonesia. Begitu banyak suku dan budaya di Kepri ini. Tapi Kepri harus selalu aman dan damai. Apalagi menjelang pesta demokrasi ini, banyak kelompok yang memanfaatkan media sosial untuk menyebar informasi yang belum tentu benar. Karena itu Wagub mengajak masyarakat untuk selalu menyaring informasi yang didapat.

“Banyak informasi tidak benar yang bisa memecah belah kehidupan masyarakat. Apalagi infonya dibuat sepotong-sepotong yang menyinggung dan membuat tak nyaman,” kata Wagub. Menurut Wagub, pemilihan presiden, anggota legislatif harus disambut dengan kegembiraan. Pasti ada perbedaan dalam masyarakat. Namun perbedaan itu jangan membuat terpecah belah.

Lebih lanjut, Wagub meminta masyarakat untuk terus menjaga kekompakan. Masyarakat harus terus akur dan damai.  Dengan kompak, maka provinsi akan berkembang semakin baik.  “Bersatulah kita untuk kemajuan Kepri,” kata Wagub.