KPU Tanjungpinang Gelar Simulasi Pelipatan Surat Suara - Libatkan 50 Petugas

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Selasa (26/2/2019) menggelar simulasi melipat sekaligus menyortir surat suara Pemilu serentak 2019.

Simulai dilaksanakan di Gudang Logistik KPU Tanjungpinang di jalan Transito, KM 8, melibatkan Bawaslu dan pihak kepolisian setempat.

Ketua KPU Tanjungpinang, Aswin Nasution menjelaskan, pelipatan surat suara Pemilu 2019, rencananya akan dilaksanakan selama 10 hari dimulai Kamis 28 Februari 2019.

Teknis melipat dan menyortir melibatkan sebanyak 50 petugas. Para petugas ini nantinya akan melakukan pelipatan sekaligus menyirtit surat suara DPRD Tanjungpinang, DPRD Provinsi Kepri, DPR RI, DPD RI serta Calon Presiden dan Wakil Presiden .

"Berdasarkan manives dikirimkan KPU RI, seluruh surat suara tersebut berada di dalam 1.167 koli," terang Aswin.

Dalam praktiknya, KPU telah menyiapkan sejumlah ruang dilakukan untuk melipat dan menyortir. KPU juga telah menyiapkan petugas pengawas yang telah dibekali pengetahuan mengenai teknis dan ketentuan terhadap surat suara yang rusak atau tidak bisa digunakan.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhammad Zaini mengatakan, dalam tahapan ini pihaknya akan menempatkan petugas pengawas selama proses berlangsung.

Penyortiran sekaligus pelipatan surat suara ini dia sebut menjadi fokus pengawasan Bawaslu, khususnya dalam proses penyesuaian jumlah surat suara yang dikirimkan KPU Pusat.

"Utamanya adalah memastikan surat suara yang baik atau rusak saat disortir nanti," kata dia.

Zaini menilai sejauh ini KPU Tanjungpinang telah melakukan perencanaan dengan baik, telah membuat standar operasional prosedur serta alur pelipatan dan penyortiran.(asikk3)