Buralimar Yakin Mampu Jika Bersama

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Pada 2018 lalu Kepri mampu menarik 2,6 juta kunjungan wisawatan asing (Wisman). Pada 2019 ini Kementerian Pariwisata menargetkan empat juta kunjungan Wisman. Kepri mampu target tersebut dapat teralisasi.

“Kalau kita sama-sama, saya yakin bisa,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Drs. Buralimar M.Si disela FGD Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Pariwisata Halal Kepulauan Riau, Jumat (15/2). Pada tahun 2018 lalu Kemenpar menargetkan 2,4 juta kunjungan Wisman ke Kepri.

Namun berhasil dilampaui, dengan 2.635.664 kunjungan Wisman. “Tuhan sayang sama kita. Target bisa terealisasi. Realisasi naik 23 persen dari tahun sebelumnya,” tambah Buralimar. Kabar tersebut cukup menggembirakan.

Pasalnya target 17 juta kunjungan Wisman ke Indonesia pada 2018, tidak terealisasi. Pasalnya sepanjang 2018 tercatat 15,81 juta kunjungan Wisman ke Indonesia. Kepri yakin pada 2019 ini target empat juta kunjungan Wisman dapat kembali tercapai.

“Kalau chartered flight konsisten, saya yakin bisa,” sebut Buralimar. Saat ini Kepri menerima kunjungan Wisman dari China, dengan menggunakan pesawat sewaan. Satu kali penerbangan, rata-rata ada 150 Wisman yang langsung datang ke Pulau Bintan melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah.

Jumlah tersebut diharapkan mampu memberikan pendapatan daerah bagi Kepri. “Jangan dibilang tidak nampak. Nginap di hotel satu malam Rp 500 ribu. Hotel itu nanti ada pekerja, ada pemasok makanan, trasportasi sampai oleh-oleh di UKM. Bisa dihitung berapa,” jelas Buralimar.

Jika rata-rata Wisman menghabiskan 250 dollar Singapura sekali kunjungan, maka pada 2018 lalu ada sekitar 658,9 juta dollar Singapura yang masuk ke Kepri.(Novyana)