Hj.Noorlizah Nurdin Basirun Hadiri Parade Seni Budaya

SINGAPURA,DISKOMINFO - Istri Gubernur Kepri Hj Noorlizah Nurdin Basirun memenuhi undangan untuk menghadiri acara Parade Seni dan Budaya CHINGAY 2019 di Singapura, Jumat (15/2) malam. Dalam kesempatan tersebut, Noorlizah mengatakan keberagaman Seni dan Budaya yang ada di Kepri jika dikemas lebih baik dan meriah lagi maka akan menjadi sebuah nilai yang tinggi dan berharga bagi daerah. “Semua pihak harus saling mendukung dan yang paling penting adalah berjalan bersama-sama memajukan seni dan budaya yang ada di Kepri sehingga pelestariannya dapat terkenal hingga mendunia,” ujar Noorlizah.

Menurut Noorlizah, Kepri dianugerahi beragam budaya dengan Melayu sebagai komunitas yang paling besar namun dapat hidup bersama-sama suku dan budaya lain seperti Jawa, Sunda, Bugis, Tionghoa dan lainnya. “Kita sudah kaya akan seni dan budaya, aset ini penting untuk terus dikembangkan,” tekad Noorlizah. Untuk itu, jika terus diperhatikan dan senantiasa dikembangkan dengan memunculkan konsep dan kreativitas baru dalam mengemas seni budaya ini maka Noorlizah yakin banyak dampak positif yang muncul bagi kemajuan di daerah. “Tentu menjadi perhatian khalayak ramai karna dampaknya juga akan berjalan lurus dengan peningkatan perekonomian, pendapatan daerah, promosi pariwisata juga semakin banyak wisatawan hadir di Kepri,” lanjut Noorlizah.

Parade Seni dan Budaya CHINGAY 2019 di Singapura sendiri bukan hal yang baru karna telah berjalan sejak tahun 1973 dan hingga sekarang terus dikemas semakin menarik, tampak pula hadir di tribun penonton Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong beserta keluarga juga sejumlah Pejabat Singapura lainnya. Noorlizah pun berharap para pegiat seni dan budaya yang ada di Indonesia khususnya Kepri dapat ikut serta dalam event ini kedepannya, karna Malaysia, Philipina dll pun turut ikut serta. “Karena Kepri merupakan titik terdekat dari Singapura, sebuah kebanggaan jika ada perwakilan dari Kepri yang ikut serta,” tutup Noorlizah.