Persiapan UN, Tinggal Geladi Bersih

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Persiapan ujian nasional (UN) di Provinsi Kepri sudah rampung. Siswa tinggal mengikuti gelada bersih, sebelum pelaksanaan UN pada pekan pertama April mendatang. Pada tahun ini ada 258 SMA sederajat yang menggelar UN.

“Persiapan sudah sosialisasi. Sudah tryout dan simulasi. Tinggal simulasi terakhir, geladi resik pada H-8. Prosesnya persis seperti UNBK (ujian nasional berbasis komputer),” ujar Drs. Atmadinata, M. Pd, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) pada Dinas Pendidikan Kepri, Selasa (12/2).
Bukan untuk melihat perolehan nilan siswa, geladi bersih pelaksanaan UNBK tersebut sengaja digelar, agar siswa terbiasa dengan tatacara ujian berbasis komputer. Lebih kepada teknis pengisian, mulai dari nama hingga cara mengerjakan soal.

“Kalau tidak ada simulasi, tiba-tiba langsung ujian kan kelabakan juga. Nanti banyak pertanyaan, sedangkan UNBK 120 menit hitung mundur,” tambah Atma. Pada tahun ini ada 258 SMA sederajat di Kepri, yang menggelar UN.

Namun tidak semua sekolah melaksanakan UNBK. Dari 128 SMA yang melaksanakan UN, hanya 76 atau 59,34 persen saja yang melaksanakan UNBK. Namun jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu, yang hanya 38,40 persen saja.

Sedangkan untuk MA dari 34 sekolah, 26 diantaranya yang melaksanakan UNBK. SMK yang menggelar UNBK cukup banyak, menapai 84,38 persen. Dari 96 SMK yang melaksanakan UN, 81 diantaranya sudah berbasis komputer.

Ada sekolah yang melaksanakan UNBK secara mandiri, yaitu menggunakan perangkat sendiri dan digelar di sekolah sendiri. Adapula yang menggelar di sekolah lain. Sedangkan sisanya, masih melaksanakan UNKP (ujian nasional kertas pensil).

“Yang UNKP ini LJUN (lembar jawaban ujian nasional). Nanti kertas jawaban discan dan dinilai menggunakan komputer, yang akan dilakukan oleh LPMP (lembaga penjaminan mutu pendidikan). Supaa kredibilitas UN terjamin,” tambah Atma.

Untuk LJUN dari Kota Tanjungpinang, dapat discan langsung setelah pelaksanaan UN. Namun untuk daerah lain, harus menunggu pengumpulan LJUN dari pulau-pulau.(Novyana)