DUA ORANG BELUM DITEMUKAN DALAM TABRAKAN KAPAL DI SELAT SINGAPURA

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Kapal Tanker Shun Sheng dan "Tugboat"  (Kapal Tunda) Koi 3 yang menarik Tongkang Koi 5 bermuatan pasir tabrakan di Perairan Selat Singapura, dua anak buah kapal dinyatakan hilang.

Kepala Seksi Operasi Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Eko Suprianto, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan, empat dari enam korban yang merupakan anak buah kapal "Tugboat" Koi 5 berhasil diselamatkan, dan dirawat di rumah sakit di Singapura.

Sementara dua anak buah kapal lainnya dalam pencarian.
   
Eko mengatakan informasi awal kami terima dari Maritime and Port Authority of Singapore. Mendapat informasi itu kami terjunkan tim ke lokasi kejadian.

Petugas SAR yang terlibat berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Pos Pencarian dan Pertolongan Batam, Lanal Batam dan Pos TNI-AL Pulau Nipah.

Selain menggunakan KN SAR Purworejo 101, pencarian juga dilakukan dengan menggunakan kapal cepat milik TNI AL, Kapal Patkamla Pelampung TNI AL
   
Eko menambahkan jarak lokasi kejadian dengan dermaga KN SAR Purworejo 101 ke lokasi kejadian 18 NM (laut), dan 280 derajat arah barat laut.

Saat tim berlayar ke lokasi kejadian kondisi cuaca  cerah berawan, angin barat laut- laut dengan kecepatan angin 1-16 knots. Sementar gelombang laut tinggi 01-1 meter. 

Petugas dalam KN SAR Purworejo 101 sebanyak 18 orang,  dan tim penyelamat dari Pos Pencarian dan Pertolongan Batam sebanyak 5 orang bergerak menuju lokasi kejadian, dan membawa peralatan lainnya.

"Kapal Tug Boats Koi 3 berbendera  Sierra Leone dengan jumlah awak kapal sebanyak 6 orang. Rute, Pasir Gudang Malaysia menuju Tuas," ujarnya. (asikk 1)