Disdik Pemko Batam Usulkan 800 Tenaga Honorer Sebagai P3K

DISKOMINFO-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mengusulkan 800 tenaga honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2019 mendatang. Dilansir Batam Pos, Kepala Disdik Batam Hendri Arulan mengatakan sebanyak 800 orang tersebut merupakan kategori dua (K2) yang lolos seleksi 2014 lalu dan sebagian merupakan yang berusia 35 tahun ke atas. “Kami memang memprioritaskan mereka untul bisa diangkat menjadi tenaga PPPK,” kata dia, Sabtu (29/12).

Hendri Arulan menjelaskan kesiapan Disdik untuk menjalankan proses perekrutan PPPK sudah cukup matang. Sejak dikeluarkannya rencana perekrutan, pihaknya bergerak cepat mengumpulkan data honorer yang ada di lingkungan Pemko Batam. “Kami juga sudah data berapa total K2 dan tenaga honorer yang gagal K2 serta mereka yang berusia 35 tahun ke atas. Rinciannya saya tak ingat. Namun secara data kami sudah siap,” jelasnya.
Hendri mengungkapkan pihaknya tinggal menunggu petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan perekrutan PPPK bulan depan. Secara keseluruhan Batam sudah siap menggelar tes untuk tenaga PPPK ini. “Tentu ini sangat disambut baik. Karena setelah pengangkatan K2 tahun 2014 lalu hingga saat ini belum ada pengangkatan kembali, padahal jumlah tenaga K2 yang sudah lolos tes masih ratusan,” bebenya. Ia berharap seluruh K2 bisa menjadi tenaga PPPK. Sebab, dari segi pengabdian mereka sudah cukup lama dan PPPK menjadi salah satu harapan mereka, karena bagi mereka yang sudah berusia di atas 35 tahun kesempatan menjadi PNS sudah tertutup. “PPPK juga ASN cuman tidak mendapatkan pensiunan. Itu saja bedanya, kalau yang lain sama dengan PNS untuk haknya,” lanjut Hendri.

Kemudian, pasca penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kebutuhan guru di Batam sedikit terpenuhi. Disdik mendapatkan kuota 204 formasi saat pembukaan CPNS beberapa bulan lalu. “Sedikit berkurang kebutuhan CPNS kami. Meskipun belum memenuhi semua, tapi kami sangat bersyukur diberikan kuota kemarin,” imbuh pria yang sebelumnya pernah menjadi pengajar ini. (SN)