Gubernur Kepri Serahkan Sertifikat Tanah Rakyat

BATAM,DISKOMINFO - Gubernur H Nurdin Basirun berharap masyarakat yang sudah menerima sertifikat tanah agar bisa menjaga dan mempergunakan dengan sebaik-baiknya. Sertifikat bisa dimanfaatkan untuk menjadi modal produktif  sehingga mendukung usaha dan lainnya. “Jangan diagunkan ke bank untuk membeli keperluan yang tidak bermanfaat dan tak produktif,” kata Nurdin saat Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Graha Citra Mas, Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam, Kamis (20/12).

Menurut  Gubernur, dengan dibagikannya sertifikat tanah ini kepada rakyat, bisa menghindari perselisihan diantara masyarakat. Termasuk sengketa agraria. Masyarakat pun bisa lebih kompak dan bersatupadu dalam menjaga keberagaman dan kebersamaan.

Pembagian sertifikat tanah ini dihadiri langsung Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Asintel Kajati Kepri Martono, Kanwil BPN Kepri Asnawati, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Romel Jangga Wardana, dan Kakan Kemenag Kota Batam H Erizal serta Ombusman Perwakilan Kepri Lagat P Siadari.

Penyerahan Sertifikat Tanah pada kesempatan ini sebanyak 10.172 sertifikat dimana terdapat 11 bidang sertifikat aset Kepolisian Republik Indonesia. Pada tahun 2018 Kanwil BPN Provinsi Kepri mendapat target Peta Bidang Tanah sebanyak 110.000 bidang dan target Sertifikat Hak Atas Tanah untuk kegiatan PTSL sebanyak 89.900 bidang. Dalam pelaksanaannya, target Peta Bidang Tanah dilakukan pengoptimalisasian target menjadi 120.000 bidang dan tercapai 117.845 bidang sementara Sertifikat Hak Atas Tanah tercapai 61.135 bidang.

Seperti diketahui, kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) merupakan salah satu program prioritas pada Kementerian ATR/BPN yang bertujuan melaksanakan pendaftaran atau pemetaan bidang-bidang tanah di seluruh Indonesia secara lengkap dan sistematis. Untuk Provinsi Kepri diperkirakan terdapat 706.824 bidang dan yang sudah terdapat lebih kurang 511.806 bidang

Gubernur mengatakan, pembagian sertifikat tanah merupakan salah satu program dari Presiden RI Joko Widodo yang akan selalu menjaga aset Bangsa dan Negara secara kekeluargaan yang menjadi modal besar dalam menjaga keutuhan NKRI. Pada tahun 2017 sudah dibagikan sertifikat sebanyak 7 juta dan pada tahun 2018 ada peningkatan menjadi 9 juta sertifikat yang akan dibagikan yang mana ini merupakan program Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Mari selalu bergandengan tangan dan bersama-sama dalam membangun NKRI terutama Provinsi Kepri selalu kita jaga keamanan dan ketentraman, agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur.(SN)