Kakanwil Kemenag Kepri Pimpin Rapat Peresmian PTSP Dan Proyek Strategis

SENGGARANG,DISKOMINFO - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA memimpin rapat persiapan terakhir peresmian PTSP, KUA SBSN, Gedung MAN IC SBSN, STAIN SAR Kepri dan sejumlah proyek strategis lainnya. Rapat dilaksanakan Kamis (20/12) di Aula Kanwil Kemenag Kepri Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang. Hadir dalam rapat tersebut Ketua STAIN SAR Kepri, Kabag STAIN SAR Kepri, pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kanwil dan undangan lainnya.

Kakanwil Kemenag Kepri mengatakan sejumlah proyek akan diresmikan oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin pada 27 Desember 2018 mendatang. Proyek-proyek tersebut antara lain peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kanwil Kemenag Kepri, delapan proyek KUA SBSN di Kota/Kabupaten se Kepri, pembangunan MAN IC Batam SBSN, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) SAR Kepri, dan peresmian Desa Kerukunan.

Dalam rapat tersebut Kakanwil Kemenag Kepri memastikan semua persiapan berjalan baik. “Saya sudah menandatangani SK Kepanitiaan, oleh karena itu saya minta semua bekerja dengan maksimal. Menteri Agama akan hadir sebagai orang tua yang harus kita hormati. Kunjungan Menteri Agama hanya satu hari jadi kita manfaatkan kehadiran beliau dengan sebaik-baiknya,” kata Kakanwil.

Sebelum ke Kepri, Menteri Agama melakukan kunjungan kerja ke Semarang, dilanjutkan ke Kalimantan Utara dan singgah di Kepulauan Riau khususnya Tanjungpinang. “Meskipun sibuk, Menteri Agama menyempatkan diri berkunjung ke Tanjungpinang. Kedatangannya ke Tanjungpinang melalui Batam. Setibanya di Batam, Menag dan rombongan akan menyeberang melalui Pelabuhan Telaga Punggur menggunakan Ferry Kepri1 menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura dan langsung ke Kanwil Kemenag Kepri untuk melakukan peresmian,” urai Kakanwil.

“Setelah kegiatan di Kanwil, Menteri Agama akan menuju ke STAIN SAR Kepri untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa disana. Usai memberikan kuliah umum, Menteri Agama akan kembali ke Jakarta melalui Hang Nadim Batam. Untuk itu persiapan yang matang wajib hukumnya,” ujar Kakanwil.

Kakanwil menambahkan persiapan yang perlu dilakukan antara lain kesiapan tempat acara berupa pemasangan tenda, meja dan kursi, sound sistem, prasasti yang akan ditandatangani, persiapan komsumsi, dan undangan yang perlu segera disampaikan.
“Untuk itu saya mohon izin untuk meminta kepada kita semua yang tidak merayakan hari besar keagamaan untuk bergotong royong pada Minggu, Senin dan Selasa mendatang. Dimohon keikhlasannya untuk bekerja sama,” pungkasnya.(Asikk1)