8 Peserta Seleksi CPNS Kemenag Kepri Dinyatakan Gugur

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Sebanyak delapan orang peserta dipastikan gugur dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil(CPNS) di lingkungan Kementerian Agama(Kemenag) Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, karena tidak hadir dalam tahapan psikotes yang diselenggarakan di STAIN SAR, Senin (17/12). "Ada delapan orang tidak mengikuti tes. Dengan demikian hanya 233 peserta yang mengikuti proses seleksi dari total peserta 241 orang," kata Kepala Sub Bagian Organisasi Tata Laksana Kemenag Kepri, Muhammad Widarto.

Dilansir Antara, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepri Mukhlisuddin, turut meninjau pelaksanaan tes. Ia berharap seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan bersungguh-sungguh. "Kita hari ini dapat mengikuti kegiatan psikotes sebagai suatu rangkaian proses seleksi. Ini merupakan nikmat Allah SWT kepada kita semua. Laksanakan dengan sungguh-sungguh dan Allah-lah yang berkehendak. Saatnya menguji disiplin ilmu yang kita miliki," kata Kakanwil.

Ia mengingatkan, seluruh peserta seleksi menjaga kesehatan dan terus mempersiapkan diri, karena setelah psikotes, masih ada tahapan berikutnya yaitu kerja dan wawancara. "Jangan lupa berdoa kepada Allah. Niatkanlah aktivitas kita ini untuk mengharap ridho Allah SWT," katanya.

Kakanwil juga menginstruksikan jajarannya yang tergabung dalam Tim Penguji Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kanwil Kemenag Kepri 2018 bekerja profesional. "Saya meminta semua panitia, tim penguji dan pewawancara untuk bekerja secara profesional dan proporsional sesuai dengan tata cara, ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan. Semua tim bertanggung jawab kepada Kakanwil Kemenag Kepri sebagai Ketua Panitia," katanya.

Ia menegaskan, agar seluruh jajarannya tidak melakukan perbuatan melenceng dari aturan, agar menghasilkan CPNS yang berkualitas, sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kemudian, Kakanwil juga meminta petugas seleksi bekerja dengan iklas, agar bisa menemukan 113 formasi CPNS yang dibutuhkan.

"Saya berharap 113 formasi ini wajib terpenuhi. Saya sudah keliling di Kepri, bahwa kita sangat membutuhkan SDM dengan segera, karena banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam rangka melayani umat khususnya di kantor KUA dan madrasah," katanya.(SN)