Sekda Provinsi Kepri Sambut Peserta Internasional World Syahadah Conference

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H.T.S Arif Fadilah menyambut peserta Internasional World Syahadah Conference, di Gedung Daerah, Minggu (16/12). Dirinya berharap melalui Internasional World Syahadah Conference 2018 di Kepulauan Riau,  kelak bisa menjadi jembatan bagi Kepri untuk menjadi salah satu peradaban Islam yang di kenal di dunia. Apalagi memang sudah ada jejak sejarah besar Islam  di tanah yang dikenal sebagai bunda Tanah Melayu ini.

“Kita tahu sejarah Melayu sudah cukup dikenal di dunia, terutama melalui kebesaran kerajaan Melayu terdahulu.  Melayu identik dengan ke-Islamannya.  Sehingga momen itu seperti upaya  membangkitkan kembali peradaban Islam di Kepri,” ungkap Arif saat bersilaturahmi bersama para peserta Internasional Syahadah Confrence (Syahadah Mahabbah Rosul).

Menurut Arif, dengan mensyiarkan Islam ke penjuru dunia, perlu didukung dengan persatuan umat Islam itu sendiri. Tidak hanya dari segi religi, sejak berabad-abad lamanya, Islam juga cukup solid dalam segi ekonominya. “Kita harus bisa mensejalankan antara Islam sebagai agama dan Islam sebagai tatanan sosial, termaduk ekonomi Islam. Oleh sebab itu momen ini hendaknya menjadi momen untuk bersilaturahmi dan meningkatkan konsolidasi antar negara-negara Islam,” ujarnya.

Sementara, Ketua rombongan dan penasihat World Syahadah Mahabbah Confrence YM Syekh DR Isamil Haji Kasim mengaku sangat senang dan berterima kasih atas penyambutan oleh Pemerintah Daerah. Apalagi, tampak juga  Walikota Tanjungpinang.l H. Syahrul turut menyambut. “Terima kasih atas penyambutan dan jamuan makan siang dari Pemerintah Provinsi dan Kota Tanjungpinang yang sudi terjun langsung menyambut dan membuka pintu bagi kami sejak pagi tadi”, ucap Ismail.

Setelah menggelar silaturahmi dan santap siang di Gedung Daerah, Sekda  beserta rombongan dan para tamu undangan menunaikan sholat dhuzur dilanjutkan dengan tabligh akbar di Mesjid Agung Al Hikmah, Tanjungpinang. Dalam kesempatan  ini beberapa Ulama dari berbagai penjuru Dunia menyampaikan tausyiahnya.

Diantaranya Ustadz DR Faiz dan Ustadz Abdullah dari Indonesia, Syekh Bilal Shaban dari Lebanon, Syekh Khaled dari Palestina, Ustadz Maulana Ovais Manziri dari India, Ustadz Rashid dari Kamboja, Syekh DR Aziz Abdin dari USA, Imam Yusof dari Australia, DR Mazen Cherif Syekh Badri Al Madani Syekh Mohamed Mashfar dari Tunisia, Syekh Ahmed Bin Idriss dari Maroko dan dari Bangladesh Anis uszaman.

Para ulama dalam kesempatan ini saling menekankan persatuan dan kesatuan umat. Karena islam disatukan dengan kalimat ‘lailahaillallah’. Sehingga dimanapun adanya, umat Islam hanya menyembah satu Tuhan yaitu Allah. Sehingga sesudah seharusnya umat Islam untuk bersatu-padu agar kuat.(SN)