Bawaslu Tanjungpinang Simulasi Pelanggaran Money Politik

Bawaslu Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menggelar kegiatan simulasi penanganan penindakan dugaan pelanggaran money politik sempena kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Investigasi dan Penguatan Kapabilitas Pengawas bagi Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan dan Kepala Sekretariat se-Kota Tanjungpinang selama dua hari 4-5 Desember di Hotel BBR, Minggu (9/12).

Dilansir Lintas Kepri, dalam kegiatan tersebut, jajaran pengawas memainkan berbagai peran simulasi layaknya sebuah peristiwa nyata dugaan money politik serta upaya pengawasan dan penindakannya.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Muhamad Zaini mencontohkan, Bawaslu sudah investigasi dengan mengamankan 2 barang bukti, saat ini tahap penyelidikan dan klarifikasi terhadap 1 Caleg, 1 Tim Sukses dan 6 Saksi terkait dugaan money politik berupa pembagian uang dan minuman kemasan botol dalam kegiatan kampanye tatap muka, dari Partai Oke di Dapil 4 Kecamatan Baru, sesuai UU 7 Tahun 2017, terduga terancam 2 tahun penjara, denda Rp24 juta dan diskualifikasi.

“Bimtek tersebut untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan kemampuan teknis praktis bagi jajaran pengawas, sehingga mampu mengaktualisasikan ketentuan peraturan dalam pengawasan dan penindakan pelanggaran terhadap berbagai dugaan pelanggaran, terutama terhadap praktek money politik,” tutur Zaini di Tanjungpinang, Minggu (9/12).

Menurutnya, pengawas Pemilu harus mampu menjaga integritas dan profesionalitas serta memiliki prinsip SIM-P yaitu membangun Soliditas, Integritas, Memtalitas dan Profesionalitas sebagai pengawas sejati. “Bersinergi dengan semua pihak, kita sukseskan pemilu bersih, bermartabat dan demokratis,” katanya.

Zaini berharap para pengawas semakin ekpert dalam melakukan investigasi, teknik klarifikasi, menghimpun barang bukti dan alat bukti, implementasi alur penanganan pelanggaran, serta berbagai bentuk pidana Pemilu yang dijelaskan dalam Perbawaslu 7 Tahun 2018.

Sekitar 50 orang peserta mengikuti kegiatan ini. Para peserta diberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi kemampuan dan keaktifan partisipasi sebagai pengawas Pemilu.(SN)