Natuna Atasi Sampah Dengan “Bang Ramli”

NATUNA,DISKOMINFO - Guna menciptakan Kabupaten Natuna bebas sampah, peran masyarakat dalam memilah jenis sampah sangat penting dilakukan. Hal ini bertujuan agar pemanfaatan sampah bisa maksimal. Dalam menyikapi permasalahan sampah ini Forum Kabupaten Sehat melaksanakan sejumlah kegiatan pengetahuan akan sampah yang bisa diolah dan yang tidak bisa diolah.

Dede P Ramli, sebagai sekretaris peran serta masyarakat di FKS menuturkan, dengan adanya "Bang  Ramli" (Lubang Ramah Lingkungan) di Desa Mekar Jaya ini, bisa bermanfaat bagi penyehatan tanah, penyerapan air, serta salah satu pengelolaan sampah organik.

"Kegunaan Bang Ramli ini sendiri, jelas dapat menyehatkan tanah dan meminimalisir sampah organic yang bersumber dari rumah tangga. Dengan tersedianya Bang Ramli di pekarangan rumah kita maka sampah organik dipemukiman dapat teratasi," jelasnya.

"Keinginan Kabupaten Natuna Bersih dari sampah sudah kita dambakan sejak dulu. Untuk itu FKS terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya sampah organik dan anorganik yang selama ini dimaksimalkan," Kata Ketua Umum FKS Hj Nurhayati Hamid Rizal ketika memberikan penyuluhan akan jenis sampah Organik dan anorganik di Desa Mekar Jaya Kecamatan Bunguran Barat,  Selasa (4/12).

Dikatakannya, dengan komitmen warga Desa Mekar Jaya untuk menjaga lingkungan bersih akan sampah bisa menjadi pelopor bagi desa lain agar mengikuti hal yang sama. "Keinginan warga Mekar Jaya menjaga lingkungan bersih saya acungkan jempol. Hal ini kita harapkan bisa menular pada desa yang ada di wilayah natuna," harapnya.

Setelah masyarakat mengetahui dan memilah jenis sampah organik dan anorganik, solusi permasalahan sampah di suatu pemukiman bisa teratasi. Ia juga menyampaikan peran penting pemerintah dalam hal ini dapat menjemput sampah anorganik atau menyediakan bak kontainer yg mudah dijangkau oleh masyarakat disebuah Pemukiman.(SN)

Selain itu peran swasta, adalah membeli dan menampung sampah  anorganik dari masyarakat. Sedangkan peran komunitas mendaur ulang sampah menjadi sesuatu yang bisa digunakan kembali dan memiliki nilai jual. "Untuk itu ayo kita bergerak bersama memberdayakan pekarangan rumah untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bermanfaat," tandasnya.