Wakil Walikota Tanjungpinang Imbau Warga Cegah Dan Kendalikan Penyebaran HIV/AIDS

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma, mengatakan pada Hari AIDS se-dunia yang diperingati setiap tahunnya dimaknakan sebagai peringatan atas tingginya kasus HIV di Indoensia. Untuk itu diperlukan perhatian, komitmen dan dukungan nyata dari semua pihak dalam mencegah dan mengendalikan HIV/AIDS.

"Penyebarluasan informasi yang benar tentang HIV/AIDS kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan peranan aktif dari masyarakat agar tidak ada lagi stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA)," ujar Rahma, Rabu (5/12).

Dilansir Haluan Kepri, terkait jumlah kasus pengidap HIV/AIDS di Kota Tanjungpinang, dikatakannya, perlu dilakukan pengecekan dini agar bisa diobati lebih awal. Salah satu pencegahan yang dapat diupayakan, tambah Rahma, adalah pencegahan penularan dari ibu ke bayi, sehingga dapat menyelamatkan generasi mendatang yang terbebas dari virus HIV sekaligus menghindari terjadinya kekerdilan atau stunting pada bayi lahir dari ibu HIV.

"Maka dari itu diimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat melakukan pemeriksaan test darah agar dapat meminimalisir resiko tertularnya HIV/Aids," tambahnya. Dengan mengetahui status kesehatan sejak dini, maka Rahma mengatakan dapat memulai sesegera mungkin untuk pengobatan ARV, yang merupakan satu-satunya obat HIV.

Maka kesehatan dan kualitas hidup akan tetap terjaga. "Sehingga kita tetap produktif untuk memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Mulai hari ini mari kita perilaku hidup sehat, serta menjaga diri dan pergaulan agar terhindar dari tertularnya HIV/Aids pada diri kita," pungkas Rahma.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kota Tanjungpinang Rustam, menyampaikan untuk tahun 2018 telah terjadi sebanyak 117 kasus HIV/Aids, dan 26 orang di antaranya sudah meninggal dunia. "Saya berharap para generasi muda dapat memahami serta dapat menjaga diri sendiri dan keluarga terdekat, dan masyarakat sekitar," ujar Rustam.

Selain itu, diketahui sebanyak 20 kasus Lelaki Suka Lelaki (LSL) atau lazim disebut Gay dari kelompok Lesbian, Gasy, Biseksual dan Transgender (LGBT) positif mengidap HIV/AIDS. Serta dinas kesehatan juga menemukan beberapa oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang positif HIV/AIDS. "Kami tidak mengetahui pasti jumlah berapa angkanya.

Tetapi memastikan ada oknum ASN yang positif dan datanya juga ada. Cuma sedikit, satu dua orang aja terjangkitnya. Mereka hanya terkena virus HHI. Sedangkan LSL merupakan salah satu kelompok masyarakat rawan tertular HIV," ujarnya. Dengan demikian, pihaknya mengajak peran seluruh elemen masyarakat agar menghindari prilaku hubungan bergonta-ganti pasangan, bertukar jarum suntik.

"Untuk melakukan pencegahan tidak cukup dari Dinkes. Semua masyarakat harus punya peranan karena itu terjadi prilaku kita semua," imbaunya. Dikesempatan itu juga, Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang menyampaikan catatan selama tahun 2018 dilaporkan sebanyak 117 kasus HIV.

Sementara 63 kasus di antaranya merupakan sudah stadium AIDS. "Banyaknya kasus HIV yang ditemukan pada stadium AIDS membuat upaya untuk menekan angka kematian pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menjadi tidak mudah. Padahal kita sudah bertekad semaksimal mungkin untuk mencegah kasus baru HIV dan kematian di kalangan ODHA ini," ungkap Rustam.

Dengan demikian, Rustam mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk mengakses layanan seawal mungkin agar diketahui statusnya positif atau negatif. Terutama bagi masyarakat yang sadar pernah memiliki riwayat perilaku beresiko. "Dan bagi ibu yang sedang hamil, test HIV Ini sangat penting untuk memulai terapi ARV bila positif, agar bayi yang dilahirkannya nanti terhindar dari penularan HIV.

Screening bisa dilakukan di puskesmas-puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Tanjungpinang. Karena semakin banyak ibu hamil yang melakukan pemeriksaan, akan semakin cepat diketahui statusnya dan bisa cepat pencegahan yang dapat dilakukan," pungkasnya.(SN)