BPS: Wisman Ke Kepri Naik 23,22 Persen

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Badan Pusat Statistik mencatat jumlah wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau pada Januari-Oktober 2018 mencapai 2.095.221 orang atau naik 23,22 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.700.349 orang.   

Kepala BPS Kepri, Zulkipli di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, jumlah kunjungan wisman selama Januari-Oktober 2018 dari pintu masuk Kota Batam yaitu sebanyak 1.498.754 orang (71,53 persen) diikuti dari pintu masuk Kabupaten Bintan sebanyak 414.015 kunjungan (19,76 persen), Kota Tanjungpinang sebanyak 113.503 orang (5,42 persen), dan Kabupaten Karimun sebanyak 68.949 orang (3,29 persen).

"Jumlah wisatawan mancanegara ke Kepri pada Oktober 2018 mencapai 205.765 orang, turun 9,35 persen dibanding kondisi sebulan sebelumnya," ujarnya.

Zulkipli menjelaskan penurunan jumlah kunjungan wisman selama Oktober 2018 disebabkan oleh penurunan jumlah kunjungan wisman dari empat pintu masuk yang ada di Kepri yakni Kota Batam turun 8,22 persen, Kabupaten Bintan turun 10,28 persen, Kota Tanjungpinang turun 14,13 persen, dan Kabupaten Karimun turun 17,98 persen.

"Oktober 2017 jumlah wisman ke Kepri sebanyak 226.980 orang," katanya.

Ia menambahkan wisman yang berkunjung ke Kepri pada Januari-Oktober 2018 didominasi oleh wisatawan berkebangsaan Singapura dengan persentase sebesar 48,05 persen dari total jumlah wisman pada Januari-Oktober 2018.

"Wisatawan berkebangsaan Singapura yang berkunjung ke Kepri sebanyak 100.723 orang, turun sebesar 14,61 persen dari 117.958
orang jika dibandingkan September 2018," ucapnya.

Rata-rata wisman dari 10 negara terbanyak yang berkunjung ke Kepri turun pada Oktober 2018 dibanding dengan bulan sebelumnya, kecuali wisatawan berkebangsaan Korea Selatan dan Inggris. 

Sebagai contoh, jumlah kunjungan wisatawan berkebangsaan Korea Selatan mengalami kenaikan sebesar 35,65 persen pada Oktober 2018 dibandingkan September 2018, atau naik dari 3.781 kunjungan pada  September 2018 menjadi 5.129 kunjungan pada bulan Oktober 2018," tuturnya.(Asikk1)