Gubernur Kepri Raih Penghargaan Dwija Praja Nugraha

BOGOR,DISKOMINFO - Sempena peringatan hari guru tahun ini, Gubernur Kepri mendapat penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PGRI Pusat. Penghargaan tertinggi dunia pendidikan ini diserahkan langsung Presiden Jokowi kepada Gubernur dihadapan 40 ribu guru yang hadir. Gubernur mendapat penghargaan bidang pembangunan pendidikan, profesionalitas dan kesejahteraan guru.

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pemerintah sangat menyadari besarnya kontribusi para guru dalam pembangunan bangsa. Guru adalah penggerak perubahan untuk kemajuan bangsa. “Seperti disampaikan Presiden Jokowi, kita harus melakukan lompatan lompatan besar untuk memajukan bangsa.

Sumber daya manusia kita harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dalam dunia dan perkembangan teknologi yang begitu cepat berubah saat ini,” kata Gubernur usai menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2018 dan HUT ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dipusatkan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/12).

Terkait penghargaan ini, kata Gubernur, bukanlah menjadi miliknya. Penghargaan ini milik seluruh masyarakat, khususnya PGRI Kepri. Karena kemajuan pendidikan di Kepri bukan peran dia sendiri, tetapi semua komponen masyarakat. “Tak mungkin hanya dirinya sendiri yang bekerja untuk melakukan perubahan dan lomptan besar sehingga mencapai kesuksesan seperti yang diraih saat ini,” kata anak seorang guru ini.

Lebih lanjut, Gubernur mengatakan Pemprov Kepri terus meningkatkan mutu pendidikan dengan melalui berbagai cara. Pertama dengan mengalokasian anggaran pendidikan hingga 25 persen di APBD. Perhatian untuk para guru terus ditingkatkan, terlebih guru SLTA yang sudah berada di provinsi.

Pembangunan infrastruktur pendidikan, sarana dan prasarana juga terus digesa. Beberapa sekolah terus mengalami peremajaan dan digantikan dengan bangunan uang lebih representatif. Karena itu, Gubernur mengajak para guru untuk terus meningkatkan kompetensinya. Guru-guru pun disaran untuk meningkatkan pendidikannya, hingga tingkat doktoral. “Biar ke depan Kepri memiliki guru-guru yang hebat,” kata Gubernur.

Guru-guru yang hebat itu, kata Gubernur, akan melahirkan generasi hebat pula. Ke depan, ikut juga meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kepri. Saat ini, IPM Kepri merupakan yang tertinggi di Sumatera dan nomor empat di Indonesia. Sama seperti program pusat, saat ini Pemprov Kepri juga memprioritaskan pembangunan SDM. Semua sektor SDM, baik di bidang olahraga, agama, kesehatan dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, dihadapan para guru yang hadir, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah pada tahun 2019 akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Indonesia harus ditingkatkan untuk dapat bersaing dengan negara lain. “Kualitas SDM di semua jenis profesi serta kualitas SDM di usia dini dan remaja harus kita tingkatkan secara signifikan,” kata Presiden.

Saat pembangunan SDM ini menjadi fokus utama pemerintah, tambah Kepala Negara, maka di sinilah peran guru akan menjadi krusial. Guru sebagai ujung tombak pembangunan SDM, sambung Presiden, juga harus meningkatkan profesionalisme sekaligus menjadi agen-agen transformasi penguatan SDM.

Presiden juga mengingatkan, di tengah dunia yang berkembang dengan cepat lewat perkembangan teknologinya, para guru juga diharapkan untuk dapat mengambil peran yang lebih dari sekadar mengajar, tetapi juga mengelola belajar siswa. Guru dituntut lebih fleksibel, kreatif, menarik, dan lebih menyenangkan bagi para siswa.(SN)