Batam Juara Umum Cabor Taekwondo

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Raihan sepuluh medali emas berhasil mengantarkan kontingen Kota Batam menjadi juara umum pada cabang olahraga (cabor) Taekwondo dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri IV, yang digelar di Aula SMPN 4, Tanjungpinang, Rabu (28/11). Dilansir Batam Pos, total medali yang diraih kontingen Kota Batam dari cabor Taekwondo, yakni sepuluh emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Sedangkan tuan rumah Kota Tanjungpinang berada di posisi kedua dengan raihan dua medali emas, lima perak, dan tujuh perunggu. Sedang pe-ringkat tiga diduduki Tanjungbalai Karimun dengan dua medali emas, empat perak, dan tujuh perunggu. ”Sembilan medali emas kami rebut dari kategori Kyuroogi dan 1 medali emas dari kategori Poomsae,” sebut Ketua Kontingen Taekwondo Kota Batam, Rian Jimmy, Rabu (28/11).

Cabor Taekwondo memperebutkan total 14 medali emas yang terbagi menjadi 12 nomor Kuurogi dan dua nomor Poomsae. Cabor taekwondo menjadi salah satu harapan Kota Batam untuk bisa mendulang emas.

”Semua taekwondoin Batam yang berpotensi diturunkan seluruhnya dalam event ini,” tuturnya. Selain itu, Rian juga menjelaskan, atlet Batam memang dipersiapkan untuk mendulang banyak medali emas di ajang Porprov. ”Kita tidak ada memberikan atlet ke daerah lain, karena kami membina dengan keringat sendiri,” ungkapnya.

Rian menuturkan, hasil ini merupakan yang terbaik dari beberapa tahun terakhir. Selain itu, sebelum ajang Porprov berlangsung, para atlet sudah diberikan latihan maksimal. ”Seseorang yang ingin jadi atlet harus latihan terus, jangan berlatih jika hanya mendekati event saja,” tegasnya.

Ia mempersiapkan atlet taekwondo selama dua bulan dengan latihan setiap hari di beberapa lokasi pelatihan, sehingga para atlet mampu mengusai latihan yang diberikan. ”Kami mengelar latihan di dua tempat, diantaranya di (kawasan rusun, red) Lancang Kuning dan (stadion, red) Temenggung. Latihannya adalah fisik dan teknik,” jelasnya.

Diakui Rian, kedepannya ia akan mengelar training center (TC) berjalan untuk persiapan Porwil, Pra-PON, dan PON. Sehingga, para atlet terus menguasai teknik dan fisik. ”TC berjalan sudah pasti, apalagi atlet harus terus berlatih dan tidak cepat puas,” ungkapnya.(SN)