Gubernur Kepri Harapkan Inovasi Guna Kemajuan Bangsa

BATAM,DISKOMINFO - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan untuk memajukan bangsa ini harus terus berinovasi. Kualitas juga harus ditingkatkan dengan melakukan lompatan-lompatan baru. Negeri ini harus bisa bersaing dengan negara negara maju. “Persaingan tidak terbatas lagi.

Kita akan terus meningkatan mutu dan produktivitas untuk memenangi persaingan dengan dunia internasional,” kata Gubernur saat menghadiri Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional dan Internasional Quality Productivity Convention 2018 di Hotel Harmoni One, Batam, Selasa (27/11).

Menurut Gubernur, bangsa ini harus menjadi bangsa maju dan berdaya saing hebat. Karena itu, produktivitas harus terus membaik. Lokasi Kepri yang strategis, menurut Gubernur menjadi faktor penting dalam kemajuan daerah. Selain kemajuan industri, Kepri juga terus berkembang juga sektor pariwisatanya.

Sementara itu, Direktur Bina Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja, Muhammad Zuhri berharap temu karya mutu dan produktivitas nasional & IQPC ini dapat memberikan inspirasi, motivasi. Juga bisa memberikan penguatan negeri ini sebagai bangsa untuk produktivitas dan kualitas serta daya saing di kancah pasar global.

“Produktivitas merupakan salah satu kunci yang bisa menentukan apakah bangsa ini merupakan bangsa yg maju bisa berdaya saing hebat. Produktivitas merupakan salah satu faktor yang berpengaruh kuat dan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Zuhri.

Zuhri menambahkan, peningkatan kualitas dan produktivitas tentu menjadi salah satu instrumen penting yang tidak bisa ditawar lagi. Ini penting untuk Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, mandiri dan bisa menetukan kemajuan arah bangsa.

Menurut Zuhri, inovasi itu merupakan salah satu kunci dari peningkatan produktivitas. Inovasi merupakan faktor paling penting untuk meningkatkan daya saing bangsa, baik pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan dan masyarakat. “Apalagi  kita sudah memasuki di era revolusi industri 4:0 yang menekankan kepada penguasaan teknologi berbasis digital,” kata Zuhri.(SN)