Gubernur Kepri Minta Tiap Kegiatan OPD Harus Menampakkan Hasil

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat segera menyelesaikan semua progam kerja dan kegiatan yang telah di anggarkan pada tahun 2018. Memgingat waktu sudah memasuki akhir tahun.

“Tetap fokus dan tepat waktu, jangan sampai banyak kegiatan yang tidak tercapai dengan maksimal hasil maupun penyerapan anggarannya,” ujar Gubernur saat memimpin Rapat Rutin OPD di ruang Kerjanya Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (26/11).

Apalagi menyangkut beberapa proyek strategis misalkan infrastruktur, Gubernur ingin hasilnya segera terlihat agar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga membahas terkait progres pengembangan kawasan Pulau Dompak. Gubernur juga meminta kepada pihak Satpol PP khususnya untuk menjaga kawasan Pulau Dompak, apalagi dibeberapa titik seperti Kawasan Tugu Provinsi yang telah selesai pengerjaannya dan sudah mulai di padati masyarakat.

“Agar dijaga terus kawasan tersebut agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, lebih baik mencegah sebelum terjadi, kita juga ingin masyarakat merasa nyaman dengan kawasan baru tersebut,” pesan Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah juga meminta semua OPD untuk terus pro aktif dalam menyelesaikan tugasnya. “Apalagi sisa hari kerja yang hanya 24 hari, Jangan sampai terlambat dan semua kegiatan harus menampakan hasilnya,” ujar Sekda.

Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi melaporkan, terkait realisasi penyerapan anggaran yang tercatat per tanggal 23 November 2018 sudah terserap sebesar 72.01 Persen, Pekerjaan Fisik juga terus terprogres.

“Apalagi OPD yang mengerjakan proyek-proyek strategis sudah melaksanakan dan banyak kegiatan yang sudah dan bahkan telah selesai 100 Persen,” ujar Aries.

Aries melanjutkan, bahwa berdasarkan skala Nasional, Kepri sendiri berada diposisi keenam terkait capaian realisasi fisik yakni sebesar 79 Persen, dibawah Sumatera Selatan, Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.(SN)