HJB 2018 Gelar Pawai Budaya Nusantara

BATAM,DISKOMINFO - Peringatan Hari Jadi Batam (HJB) 2018 akan dimeriahkan oleh pawai budaya nusantara, Selasa (18/12) mendatang. Pesertanya merupakan perwakilan paguyuban daerah di Batam. Dilansir Batam Pos, pawai dimulai dari Dataran Madani dan berakhir di Dataran Engkuputri, Batam center.

Ketua Panitia HJB Yusfa Hendri mengatakan HJB prinsipnya adalah gelaran yang dapat dinikmati dan dimeriahkan seluruh warga Batam. Diketahui, Batam merupakan daerah dengan penduduk yang beragam latar belakang etnik maupun budaya.

“Pawai ini adalah kegiatan untuk menghimpun semua komponen masyarakat Batam. Kami paham Batam ini multietnik, multiculture, juga multiagama,” kata Yusfa Hendri.

Makanya pihaknya berharap setiap paguyuban dapat ikut andil dan menunjukan bahwa Batam walau berbeda latarbelakang namun bisa hidup dalam harmoni atau damai. Kegiatan ini juga bakal diikuti organisasi profesi.

“Teknisnya kami telah bagi penanggungjawab per OPD, misal Kominfo kebetulan dari Bawean bawa bertanggungjawab membawa paguyuban Bawean dan Madura. Total peserta bisa sampai 5 ribu orang,” terangnya.

Beberapa acara puncak lain diantaranya ziarah ke Makam Zuriat Nong Isa pada 14 Desember 2018. Ini memang rutin dilakukan setiap HJB, mengunjungi makam keturunan Nong Isa, sebab makam Nong Isa sendiri belum ditemukan hingga sekarang.

Sedangkan upacara HJB, sidang paripurna HJB Batam dan pawai budaya digelar pada hari yang sama yakni pada 18 Desember 2018 secara berurutan. Juga pada hari yang sama, malam harinya, akan digelar Anugrah Batam Madani, seperti biasa tahapan ini merupakan pemeberian pengharagaan pada tokoh dan badan usaha yang dinilai turut memberi kontribusi secara terus menerus bagi pembangunan Batam. Ada 20 tokoh yang akan mendapatkan penghargaan dari bidang yang berbeda.

Secara umum rangkaian kegiatan HJB diharapkan dapt memberikan dampak pariwisata ke Batam. Kegiatan lainj seperti, lomba skateboard, jalan santai hari guru, gotong royong, Batam Great Sale, pameran foto dan vlog dan lomba jurnalistik.

“Diharapkan seluruh rangkaian ini jadi atraksi wisata. Tamu-tamu asing yang ke Batam ini jadi salah satu yang bisa dinikmati saat mereka berkunjung,” pungkasnya.(SN)