Provinsi Kepri Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan H. TS. Arif Fadillah mengatakan memasuki penghujung tahun 2018 agar setiap OPD baik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau maupun Pemerintah Kabupaten/ Kota agar menyegerakan realisasi penyerapan anggaran dan realisasi fisik karena waktunya tidak lama lagi. “Waktu kita tinggal 1,5 bulan dengan efektif kurang lebih 25 hari kerja.

Keterbatasan waktu ini memaksa kita agar lebih maksimal lagi dalam hal penyerapan anggaran dan penyelesaian proyek fisik,” ujar Sekda saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Se-Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Rapat Lantai IV, kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (15/11).

Sekda menyampaikan bahwa sudah merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Kepri mengumpulkan Pemerintahan Kabupaten/Kota untuk melakukan evaluasi penyelengaraan pemerintahan secara bersama. Hal ini agar hambatan atau kendala bisa diatasi sehingga tujuan pembangunan bisa tercapai.

“Gubernur merupakan representasi perwakilan pusat di daerah, jadi sudah sudah merupakan keharusan bagi Pemerintah Provinsi mengumpulkan Pemerintah Kabupaten/Kota agar hadir untuk saling berkoordinasi dan melakukan evaluasi karena hasil laporan dan evaluasi yang telah dilakukan akan menjadi dasar laporan dari Gubernur kepada Presiden,” ujar Sekda.

Lebih lanjut Sekda berharap dengan waktu yang terbatas ini agar setiap OPD dimasing-masing Pemerintahan baik Kepri maupun Kabupaten/Kota untuk saling  koordinasi dan bersinergi dalam hal penyelesain beberapa kegiatan yang saling berhubungan.

“Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk saling bersinergi, dan bilamana ada kendala di lapangan bisa saling koordinasi agar segera diselesaikan,” harap Sekda.

Untuk mempercepat proses realisasi penyerapan anggaran dan realisasi penyelesaian fisik Sekda menyarankan agar masing-masing Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran menyurati setiap OPD yang terlambat dalam pelaporan kegiatan.

“Jadi kita harapkan,  kita kerja lebih keras lagi untuk mengumpulkan data,  meminta data, kalau   memang lambat,  kita jangan jemu, surati ke OPD terkait agar penyelesaian kegiatan bisa tepat waktu,” saran Sekda.

Sementara, Kepala Biro Pembangunan Provinsi Kepri Aries Fhariandi mengatakan sengaja mengundang Pejabat penghubung TEPRA dari Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri dalam rangka melakukan evaluasi progress pelaksaan program dan kegiatan APBD Se-Provinsi Kepri,  periode triwulan ketiga hingga Desember 2018.

“Ini adalah agenda penting yang harus kita lakukan karena melihat capaian progress APBD Kepri. Di sisa waktu yang sangat sempit ini, kita harus bekerja keras untuk menyelesaikannya,” ujar Aries.

Untuk kedepannya Aries mengusulkan agar kegiatan realisasi anggaran dan realisasi fisik bisa dilakukan lebih awal, yaitu pada awal tahun sehingga tidak menumpuk kegiatan pada akhir tahun yang tentunya akan menyulitkan Pemerintah Daerah.

“APBD 2019 Se-Provinsi Kepri, mudah-mudahan bisa ketuk palu pada 30 November 2018, jika dapat teralisasi maka pada Desember pelelangan bisa dilakukan sehingga pada wal tahun kegiatan sudah berjalan. Dengan skenario seperti ini diharapkan kegiatan tidak lagi menumpuk pada akhir tahun,” harapnya.(SN)