LAM Lingga Terbitkan Buku Kue Pengantin

LINGGA,DISKOMINFO - Setelah menerbitkan Buku Tepuk Tepong Tawar beberapa waktu lalu, kini LAM (Lembaga Adat Melayu) Kabupaten Lingga akan kembali menerbitkan Buku Kue Pengantin. LAM Kabupaten Lingga terus berupaya mengekalkan warisan budaya dan kearifan lokal Negeri Bunda Tanah Melayu melalui tulisan.

"Kita khawatir warisan budaya dan kearifan lokal ini akan pupus karena para ahli pembuat kue pengantin ini semakin hari akan semakin menua. Mumpung para pembuat kue ini masih ada yang sehat dan kuat ingatannya, kita mintai ketrampilan yang mereka miliki," akata Datok Sri M. Ishak ketua LAM Kabupaten Lingga, Senin 12 November 2018.

Dilansir Halua Kepri, Datok Sri mengakui melalui tulisan yang kita bukukan, nanti bisa dibaca dan dipelajari oleh orang-orang muda. "Anak-anak muda harus cinta budaya. Buku yang akan LAM terbitkan bisa dijadikan referensi untuk praktek langsung. Sesekali akan kita buatkan workshop pembuatan kue pengantin," tambahnya.

Menurut Datok Fadlillah, buku kue pengantin sedang dalam tahap finalisasi draft untuk naik cetak. "Sekarang kita lagi meminta masukan dan saran dari pembuat kue, tokoh masyarakat dan ahli bahasa. Tujuannya agar buku ini nantinya mudah untuk dibaca dan difahami bahkan bisa langsung dipraktekkan, "terang Datuk Ang, sapaan pria penikmat sejarah dan budaya Lingga ini.

"Ada masukan dari beberapa orang pengurus agar buku kue pengantin ini didesain dengan konsep  kebaruan. Tujuannya agar lebih menarik dan tidak monoton seperti buku kebanyakan. Prinsipnya buku ini berisikan tutorial jadi dibuat dengan bahasa yang lugas dan jelas bukan seperti buku sejarah," jelas Datok Ang. Diperkirakan sebelum Desember 2018, Buku Kue Mueh Pengantin terbitan LAM Kabupaten Lingga akan segera bisa diluncurkan dan sampai ke tangan pembaca.(SN)