96 Peserta CPNS Kota Tanjungpinang Berhasil Lolos SKD

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tanjungpinang yang lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hanya 96 orang dari 2.558 peserta yang mengikuti tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT) di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (12/11). Tidak lolosnya peserta disebabkan mereka tidak dapat memenuhi passing grade atau nilai ambang batas yang ditentukan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS tahun ini.

Dilansir Haluan Kepri, hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan yang mengatakan jumlah yang lolos tersebut merupakan hasil perhitungan secara manual oleh Panitia Seleksi Daerah (Panselda) sesuai nilai yang dihasilkan peserta usai mengikuti tes.

"Jumlah 96 itu, hanya hitungan manual kita saja. Menyusunnya yang kita anggap nilai telah memenuhi syarat itu saja, melewati Passing Grade. Sedangkan pengumuman hasil yang resmi belum diumumkan oleh Panselnas. Kita juga masih menunggu dari Panselnas, termasuk jadwal tahapan selanjutnya," kata Tengku saat ditemui di Gedung DPRD Kota Tanjungpinang, Senin (12/11).

Menurutnya, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) adalah bagian tersulit dikerjakan peserta karena banyak terbentur atau tidak lolos pada tahapan SKD tersebut. Tes SKD ada 100 soal yang terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal. Dengan  Passing Grade-nya 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK.

"Kita lihat secara manual memang banyak peserta gugur di TKP itu. Namun sekali lagi saya sampaikan ini baru hitungan manual kita, dan belum mengetahui apakah ada kebijakan lain yang diambil terkait banyaknya peserta CPNS tidak lolos dikarenakan tingginya Passing Garde yang ditetapkan. Karena kejadian ini secara nasional," jelasnya.

Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan petunjuk dari Panselnas. Apakah mungkin adanya rapat khusus terkait ini, sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya. Apakah yang dipakai sesuai Passing Grade ini atau di Rangking.

"Itu kita belum mengetahui, yang jelas kita masih menunggu kebijakan selanjutnya, apakah bertahan pada passing grade itu. Kalau tetap, dan banyak tidak memenuhinya kuota yang diberikan yakni 237 formasi pada tahun 2018. Bisa-bisa saja kita mengusulkan kembali. Tetapi tidak mungkin bisa langsung tahun depan. Pastinya akan menunggu kembali usulan tersebut," ujarnya.

Tengku menjelaskan, untuk selanjutnya tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) hanya untuk pelamar CPNS 2018 yang berhasil menempuh passing grade atau nilai ambang batas saat SKD. Sedangkan jadwal SKB juga akan diumumkan serentak setelah mendapatkan datanya dari BKN Regional XII.

"Dalam SKB, terbagi menjadi tiga tes. Yakni, Tes Substansi Jabatan, Tes Penulisan Esai kemudian Tes Wawancara. Jadwal tes tersebut kita masih menunggu pengumuman dari BKN. Mudah-mudahan sebanyak 96 peserta yang lolos SKD bisa lolos pada tahapan penentuan tersebut," ungkapnya.

Selain itu, Tengku menyampaikan pada SKD sebelumnya hanya diikuti 2.558 peserta dari dari 2.699 peserta seleksi CPNS yang sebelumnya dinyatakan lolos adminsitrasi dan mengikuti test lanjutan. Sekitar 141 peserta tersebut, dinyatakan gugur karena alpa dan tidak mengikuti Tes SKD lanjutan di Hotel CK Tanjungpinang pekan lalu. "Dari total 2.699 peserta sebelumnya hanya 2.558 orang yang ikut test SKD sekitar 141 orang alpa dan secara otomatis dinyatakan gugur di akhir pelaksanaan Jumat,(2/11/2018)," pungkas Tengku.(SN)