Kepri Akan Rehabilitasi Rumah Tahfiz Qur’an di Sulteng

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Dana sumbangan dari masyarakat Kepri untuk korban gempa di Sulteng, rencananya akan digunakan untuk merehabilitasi Rumah Tahfiz Qur’an di Sulawesi Tengah. Saat ini sekitar 800 santri rumah tahfiz Qur’an tersebut belajar di tenda pengungsian.

“Insha Allah minta doanya dari masyarakat Kepri. Rencana dari Pak Gubernur dana bantuan dari masyarakat Kepri itu akan digunakan untuk bangun rehabilitasi rumah tahfiz Qur’an ,” ujar Doli Boniara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri, Sabtu (10/11).

Doli mengaku sudah melihat langsung sekitar 800 orang santri rumah tahfiz Qur’an tersebut belajar dalam kondisi serba keterbatasan di pengungsian. Santri di rumah tahfiz Qur’an tersebut terdiri dari anak-anak, remaja dan dewasa.



Walaupun belajar di lokasi pengungsian, para santri tetap semangat menghafal Al-Qur’an. Ada yang telah menghafal satu hingga 30 juz Al-Qur’an. “Kami terharu, walaupun dalam keadaan memprihatinkan tetap berlatih,” sebut Doli.

Dinas Sosial Provinsi Kepri telah berkoordinasi dengan Pemprov Sulteng untuk merehabilitasi rumah tafhiz Qur’an tersebut. “Kita koordinasi dengan Pemprov Sulteng, apakah akan dibangun di lokasi yang sebelumnya atau dipindahkan ke lokasi lain yang lebih aman,” tambah Doli.

Rumah tahfiz Qur’an tersebut akan dibangun secepatnya. Sebelumnya terkumpul dana bantuan dari masyarakat Kepri untuk Sulteng sebanyak lebih dari Rp 1 miliar. Disamping itu sekitar 15 ton bantuan dalam bentuk barang dari masyarakat Kepri juga secara bertahap telah diserahkan.(tiwi)