Polres Tanjungpinang Gelar Deklarasi Pemilu Damai

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Jajaran Polres Tanjungpinang merangkul berbagai organisasi kemahasiswaan di Tanjungpinang melalui kegiatan Deklarasi dan Launching Pemilu Damai, Pemantau Pemilu 2019, di Gedung Rupatama Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (10/11).

Dilansir Haluan Kepri, dalam penyampaian materinya, Kapolres Tanjungpinang lebih dulu membuka mata hati para peserta kegiatan yang hadir bahwa pada hari dimana kegiatan Deklarasi dan Launching Pemilu Damai yang digagas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bersama Polres Tanjungpinang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2018.

"Pada hari pahlawan ini kita semua mengenang kembali bagaimana susahnya meraih kemerdekaan dengan pengorbanan jiwa dan raga," ucap Ucok sapaan Kapolres ini.

Menurutnya, semua pihak masyatakat bisa memahami bagaimana hebatnya para pahlawan dapat mempersatukan 17.000 lebih pulau di Indonesia menjadi satu kesatuan NKRI. "Dari itu kehadiran kita semua pada hari ini menunjukan pula tekad perjuangan para pemuda yang terlibat pemantau pemilu untuk memastikan pesta demokrasi berjalan dengan baik tanpa dihantui oleh rasa takut. Nikmati Pemilu ini sebagai pesta demokrasi yang penuh dengan suka cita dan kegembiraan," ujatnya.

Menyangkut tentang pelaksanaan Pemilu 2019, Ucok menegaskan, jika terdapat pelanggaran dan kendala dalam pelaksanaan seluruh proses tahapan pemilu, maka KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara bersama-sama akan menyelesaikannya. "Polri akan mendukung penyelenggaraan Pemilu yg berkualitas. Polri akan bertindak profesional dan berlandaskan netralitas." ujarnya.

Lebih lanjut, diakui Ucok Polri yakin bahwa KPU dan Bawaslu dapat mengemban fungsi dalam penyelenggaraan Pemilu yang aman dan damai. Kewajiban pihak kepolisian, lanjutnya, dalam menjaga penyelenggara pemilu dapat bekerja dengan nyaman yaitu apabila menyangkut dengan hal-hal gangguan Kamtibmas dan ancaman, maka pihak kepolisian sudah menyiapkan personil kepolisian untuk menjaga Kantor KPU dan Bawaslu.

"Polri memiliki 4 Satgas untuk menanggulangi kerawanan- kerawanan selama kurun waktu penyelenggaraan pemilu, yaitu Satgas Operasi Mantab Brata 2019, Satgas Nusantara yang menangani berita Hoax dan Penggunaan Media sosial yang menyimpang, Satgas Politik Uang dan Satgas Anti Teroris," ungkapnya.

Deklarasi dan launching pemilu damai ini diikuti sejumlah peserta dari HMI Tanjungpinang-Bintan, Cipayung Plus, BEM Kota Tanjungpinang dan Pengurus Osis SMA Sedrajat se-Kota Tanjungpinang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pernyataan deklarasi dalam mendukung Pemilu 2019 oleh peserta yang mengikuti kegiatan dan penandatanganan kode etik pemantau Pemilu 2019.(SN)