Pemko Batam Tertibkan Pedagang Kaki Lima

BATAM,DISKOMINFO - Tim Terpadu Kota Batam memastikan penertiban pedagang di Pasar Induk Jodoh tetap dilakukan tahun ini, untuk memuluskan pembangunan pasar tersebut. “Jika waktunya sudah sampai, tetap kami gusur, sampai akhir tahun ini,” kata Ketua Tim Terpadu Kota Batam, Yusfa Hendri, Minggu (11/11).

Dilansir Batam Pos, Yusfa mengatakan pasca penertiban beberapa waktu lalu gagal dilaksanakan, pihaknya beberapa kali melakukan negosiasi dengan para pedagang. Namun sayang, belum ada kata sepakat antara pemerintah dan pedagang. “Mereka ingin tetap bertahan dengan kondisi itu, kami tak bisa biarkan juga, kasihan mereka. Pasar itu mesti dibongkar,” imbuhnya.

Menurutnya, penertiban merupakan keharusan, karena tidak mungkin pembongkaran dan pembangunan baru pasar itu dilakukan jika di dalamnya ada pedagang. Apalagi pihaknya terikat waktu serta terikat pembiayaan yang jika tidak dilaksanakan anggaran akan hangus.

“Dananya ada dari pusat, kalau program itu tak dilaksanakan uang akan dikembalikan, kan sayang. Persoalan lain juga akan berdampak pada kinerja yang tidak tercapai, dan pusat tak lagi bantu nanti. Ini yang harus kita semua pahami,” paparnya.

Lanjut Yusfa, untuk pedagang, pemerintah telah mempersiapkan solusi, salah satunya yakni dengan menggandeng pihak ketiga dengan menyiapkan tempat relokasi sementara, bahkan tiga bulan pertama gratis. “Tempat relokasi itu sebenarnya pilihan, kalau merasa ada tempat lain yang mereka cari sendiri lebih bagus, kami persilahkan,” ucapnya.

Ia menilai seharusnya bersyukur karena sudah ada bantuan dari pemerintah pusat terkait pembangunan kembali pasar yang sudah lama lapuk tersebut. “APBD kota terbatas, dan sedang fokus bangun infrastruktur. Kini kita dibantu, ini yang kita harus jemput sama-sama,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam ini.(SN)