Wagub Kepri Kunjungi Masyarakat Tenggel Bintan

BINTAN,DISKOMINFO - Kunjungan Wakil Gubernur Kepri ke Dusun Tenggel, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk mengadukan keluh-kesahnya selama ini, terutama persoalan listrik yang sudah sekitar lima bulan mengalami kerusakan.

Alhasil masyarakat Tenggel sudah  sekitar lima bulan hidup tanpa penerangan listrik. Dan pada kesempatan ini meminta agar Wakil Gubernur bisa menggesa proses perbaikan genset yang rusak. Sehingga masyarakat bisa kembali menikmati hidup dengan penerangan listrik.

Mendengar keluhan para masyarakat, Wakil Gubernur meminta penjelasan dari Pejabat di Dinas Pertambangan dan Energi Kepri agar mencari tahu, apa yang menjadi penyebab terlalu lamanya proses perbaikan genset yang rusak di Dusun Tenggel tersebut. “Untuk hal ini semoga saja genset yang rusak bisa diperbaiki. Dan alhamdulilah kebetulan saya sekarang bersama pejabat yang menangani masalah ini.

Dan diupayakan dalam 10 hari kedepan alat yang rusak audah datang dan bisa segera diperbaiki. Semoga saja hal ini segera terealisasi,” kata Wagub dihadapan masyarakat Desa Tenggel, Bintan Pesisir, Kamis (8/11).

Wakil Gubernur juga mengingatkan masyarakat bahwasanya seluruh Pemerintahan selalu menginginkan masyarakatnya hidip sejahtera. Oleh sebab itu, dia meminta agar masyarakat tidak bersuudzon dengan kinerja pemerintah. Dan berharap agar masyarakat membantu pemerintah dalam mewujudkan pembangunan di Kepri dengan caranya masing-masing.

“Karena saya sudah mengetahui persoalan disini. Maka hal ini telah menjadi tanggungjawab saya juga sekarang. Insya Allah saya akan ikut mengawalnya,” kata Wagub disambut tepuk tangan senang masyarakat Tenggel.

Camat Bintan Pesisir Zulkhairi yang mendampingi Wakil Gubernur pada kesempatan ini berharap agar masyarakat Tenggel lebih bersabar dalam menanggapi masalah listrik. Karena pemerintah setempat akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

“Masalah listrik disini memang selalu menjadi perhatian kita selama ini. Berbagai upaya sudah kita lakukan. Dan alhamdulillah, mudah-mudahan 10 hari kedepan mesin yang rusak bisa segera diperbaiki, dan masyarakat bisa menikmati terangnya listrik lagi,” ujar Zulkhairi.(SN)