Warga Meral Bangun Sarana Air Bersih

KARIMUN,DISKOMINFO - Badan Koordinasi Kecamatan (BKK) Meral Kabupaten Karimun Kepri membangun sarana dan prasarana air bersih di dua Kecamatan yakni Kecamatan Sungai Raya dan Parit Benut dengan total anggaran Rp.600 juta. Proyek tersebut mendapat kucuran dana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran 2018. 

Dilansir Haluan Kepri, anggaran Rp.600 juta tersebut digunakan untuk pembuatan 2 unit sumur, bak penampungan dan penyaluran air bersih dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender. Proyek tersebut lokasinya berada di RT/RW 01/01 dan RT/RW 02/02, Kelurahan Parit Benut.

Adapun proyek penyediaan air bersih tersebut bagian dari program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Proyek tersebut sudah rampung dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih bagi 280 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Sei Raya dan Kelurahan Parit Benut.

Bupati Karimun Aunur Rafiq yang hadir saat itu menyampaikan rasa terima kasih kepada BKK Meral yang telah memanfaatkan dana dari program PISEW dengan baik hingga bermanfaat bagi masyarakat banyak. Penyediaan air bersih yang telah dibangun itu tentu saja bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat.

"Sekarang penyediaan air bersih sudah dibangun dengan baik. Saya hanya meminta kepada warga disini untuk memelihara ini dengan baik. Keberadaan sarana dan prasara air bersih ini jelas sangat membantu warga disini. Saya berpesan, jika air sudah mengalir dengan lancar, maka manfaatkanlah untuk kebutuhan dengan baik," ungkap Aunur Rafiq.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman (Satker PKP) Provinsi Kepri Eske M Rorong menambahkan, total anggaran program PISEW yang dikucurkan untuk Kabupaten Karimun pada 2018 ini sebesar Rp3 miliar. Anggaran sebesar itu dibagi kepada 5 kecamatan, masing-masing kecamatan menerima Rp.600 juta.

"Lokasi kegiatan PISEW tahun anggaran 2018 ini ditetapkan oleh Menteri PUPR melalui Keputusan Menteri PUPR no.242/KPTS/M/2018 tanggal 19 Maret 2018 tentang penetapan lokasi serta besaran bantuan kegiatan pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah tahun anggaran 2018," ungkap Eske.

Dijelaskan, untuk Kecamatan Meral dengan pekerjaan sistem perpipaan air bersih dengan progres 100 persen yang bermanfaat melayani kebutuhan air bersih sebanyak 236 KK. Kemudian, Kecamatan Tebing dengan kegiatan drainase pasangan batu dengan progres 100 persen. Dapat mengatasi luapan air hujan dan air limbah di kebun sayur masyarakat.

Sementara, untuk Kecamatan Kundur, anggaran digunakan untuk penimbunan badan jalan, drainase, semenisasi dan gorong-gorong progres 100 persen dapat mengatasi luapan air hujan air hujan di kebun masyarakat dan sebagai jalan penghubung antara desa utama dengan desa penunjang, sehingga jarak tempuh menjadi lebih dekat.

"Untuk Kecamatan Kundur Barat anggaran dimanfaatkan untuk pembangunan gedung UKM yang digunakan sebagai pusat UKM di daerah setempat. Sedangkan, untuk Kecamatan Kundur Utara dana tersebut digunakan untuk penimbunan jalan, jembatan, gorong-gorong dan kios pedagang dengan progres di dua kecamatan sudah mencapai 100 persen," pungkasnya.

Peresmian sarana air bersih di Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral ditandai dengan pembukaan kran pipa air oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq. Air yang keluar tersebut langsung ditampung oleh orang nomor satu di Karimun itu dengan kedua tangannya. Bupati Rafiq langsung membasuh mukanya dengan air itu.(SN)