DPRD Batam Tegaskan Pungut Parkir Tanpa Karcis Termasuk Pungli

BATAM,DISKOMINFO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menegaskan bahwa juru parkir (jukir) yang tidak memberikan karcis kepada pemilik kendaraan saat parkir termasuk kategori pungutan liar (pungli).

Dengan demikian, pihak kepolisian dan Saber Pungli berhak menangkap jukir yang tidak memberikan karcis kepada warga yang sedang parkir di pinggir jalan. ”Ya, memang jelas, parkir harus ada karcis. Kalau tidak ada, maka itu pungli sehingga bisa masuk pidana,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura, Rabu (7/11).

Dilansir Batam Pos, Nyanyang mengatakan saat ini banyak pengaduan mengenai banyaknya oknum jukir yang tidak memberikan karcis. Untuk itu, kedepannya masalah perparkiran ini akan terus dilakukan penataan.

”Jadi masih akan terus dievaluasi. Bagaimana mengenai parkir ini makin tertata. Tetapi intinya kalau tidak ada karcis tak usah dibayar dan bisa dilaporkan ke polisi,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Pansus Perda Parkir DPRD Batam, Udin P Sihaloho. Ia menegaskan dalam Perda Nomor 3 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir di Kota Batam, jelas disebutkan bahwa retribusi parkir harus dilengkapi karcis.

Jika tidak ada karcis maka warga tidak perlu membayar parkir. ”Jadi tegas bahwa memang kalau tidak ada karcis tetapi masih pungut retribusi maka itu adalah pungli. Dan memang bisa ditindak pidana itu,” kata Udin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Effendi juga mengatakan bahwa juru parkir harus dilengkapi dengan karcis parkir.”Kalau memang tak ada karcis memang tidak usah dibayar. Itu ketentuan yang ada, dan memang itu masuk pungli,” sebutnya.

Rustam mengatakan, beberapa kali pihaknya sudah melakukan penertiban dan razia terhadap oknum jukir yang bekerja tidak sesuai ketentuan. Terakhir adalah penangkapan beberapa jukir di kawasan Nagoya yang memungut retribusi parkir di atas jam 22.00 WIB.”Kita terus melakukan razia dan akan tetap melakukan razia. Kita juga berupaya terus menata dan memperbaiki sistem perparkiran di Batam,” terangnya.(SN)