52 Peserta Ujian CPNS Karimun Dinyatakan Lulus Sementara

Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Kabupaten Karimun telah menerima hasil ujian CPNS yang digelar pada Sabtu (3/11) dan Minggu (4/11). Dari 2.451 peserta ujian, hanya 52 peserta dinyatakan lulus.

Selebihnya, nilainya di bawah ambang batas minimal. “Itu laporan dari BKDSDM Karimun. Tingkat kelulusan sangat rendah sekali. Bahkan satu pelamar yang mengisi fomasi lulusan terbaik juga tak lulus,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (6/11).

Dilansir Batam Pos, untuk formasi dokter spesialis yang hanya diisi dua orang, semuanya dinyatakan lulus. Rafiq mengingatkan kepada peserta yang lulus ujian tahap awal atau Seleksi Keahlian Dasar (SKD), diharapkan terus meningkatkan kemampuan dalam bidang pengetahuan. Sebab masih ada ujian selanjutnya yakni ujian seleksi keahlian bidang (SKB).

Jadwal ujian SKB pun masih menunggu pengumuman atau pemberitahuan lanjutan dari BKN. Termasuk tidak terpenuhinya kuota formasi CPNS Karimun. “Itu urusan BKN atau Kementerian PAN-RB,” ujarnya.

Karimun sendiri diberi kuota menerima 227 CPNS tahun ini. Bisa dipastikan kuota yang tersedia tidak akan cukup, sebab hanya ada 52 yang lulus ujian tahap pertama.
Tak menutup kemungkinan jumlah itu berkurang karena masih ada beberapa tahapan ujian yang harus dilewati peserta yang lulus ujian pertama.

Disinggung tentang penyebab banyaknya jumlah peserta CPNS yang tidak lulus pada ujian tahap pertama, Aunur Rafiq mengatakan berdasarkan keterangan dari peserta ujian yang disampaikan ke pansel PNS Kabupaten Karimun memang terdapat kesulitan untuk menjawab pada ujian kategori Tes Karakteristik Pribadi (TKP). “Termasuk juga tes yang sulit itu adalah tes wawasan kebangsaan (TWK). Tapi letak kesulitannya tidak dijelaskan secara terperinci,” katanya.