Pemko Tanjungpinang Dorong Daya Saing IKM

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus mendorong daya saing sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu menghadapi persaingan pasar global serta membangun perekonomian Kota Tanjungpinang.

Berdasarkan hal tersebut, sebanyak 30 Industri Kecil Menengah (IKM) Tanjungpinang mengikuti pelatihan Achievement Motivation Training (AMT) pada kegiatan operasional dan pembinaan workshop industri yang diadakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang di Dekranasda Kota Tanjungpinang, Rabu (7/11).

Dilansir Haluan Kepri, Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma mengharapkan kepada peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan tetap optimis dalam menjalankan usaha yang mandiri, tangguh serta mampu bersaing di pasar global guna membangun perekonomian Kota Tanjungpinang.

"Saya yakin dan optimis kegiatan ini membawa manfaat bagi industri kecil dan menengah Kota Tanjungpinang untuk menjalankan usaha yang mandiri, serta mampu bersaing di pasar global untuk perekonomian Kota Tanjungpinang yang lebih maju," kata Rahma.

Rahma juga menambahkan di era modern ini sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki semangat  kewirausahaan yang tangguh dan mandiri agar dapat menjawab persaingan global.

"Melalui pelatihan ini semoga dapat membangkitkan semangat kewirausahaan yang tangguh dan mandiri di era modern ini. Diperlukan juga sikap mental kewirausahaan mandiri harus ditumbuhkan secara optimal," tambah Rahma.

Selain itu, Plt Kepala (Disperdagin) Kota Tanjungpinang Samsudi menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan motivasi bagaimana mengembangkan IKM. Motivasi cara mengembangkan sehingga nantinya IKM tersebut kedepannya mengerti dan mampu mandiri.

Samsudi juga berharap pada pelatihan ini dapat menjadi wadah bagi IKM yang ada di Tanjungpinang untuk menggali kreatifitas dan kemampuan wirausaha khususnya kaum muda.

"Jika sudah terbangun semangat itu, maka melalui workshop ini dapat dilakukan pelatihan keterampilan seperti menenun, membatik, bordir dan lain sebagainya. Yang jelas harus kita manfaatkan sebaik-baiknya," pungkasnya.(SN)